H. Iskandar, SE, Buka Keran Hibah Jepang

Upaya Iskandar berbuah hasil dengan disepakatinya pemberian hibah mobil pemadam Kebakaran dan 2 unit Ambulance dari pemerintah Jepang.

H. Iskandar, SE, Buka Keran Hibah Jepang
ISTIMEWA
Wakil Bupati OKI, Kadinkes OKI, Kasat POL PP & Damkar bersama Sekjend APKASI, Prof. Noerdin Abdullah, saat penandatanganan MOU Hibah Jepang di Kemendagri. 

KAYUAGUNG -- Di saat banyak daerah mengalami kesulitan anggaran, Bupati OKI, H. Iskandar, SE, berupaya mengatasi berbagai persoalan yang sudah berurat akar tersebut dengan menggali sumber-sumber pendanaan alternatif, dan menggandeng kerja sama dengan banyak pihak di luar negeri.

Upaya Iskandar berbuah hasil dengan disepakatinya pemberian hibah mobil pemadam Kebakaran dan 2 unit Ambulance dari pemerintah Jepang.

Kepastian itu di dapat setelah pihak donor, yakni Ehime Toyota Jepang ,telah menyetujui GIFT Sertifikat serta telah dilegalisir oleh atase KBRI di Jepang.

"Untuk pemberian hibah damkar dan ambulance sudah disetujui oleh negara donor. Langkah selanjutnya adalah kita menyepakati upaya pengiriman barang dan menandatangi naskah hibah," ungkap Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten OKI, Alexander Bustomi, bersama Kadinkes OKI, H.M. Lubis, M.Kes, pada acara penandatanganan hibah dari Pemerintah Jepang di Kemendagri, Selasa, (31/1/2017).

Agenda penting lainnya dalam acara ini, menurut Alex, yaitu terkait tahapan pemeriksaan fisik barang hibah dan penandatanganan berita acara serah terima (BAST) yang menurut penjelasan Sekjen APKASI, Prof. Nurdin Abdullah, yang juga Bupati Bantaeng, pihak donor dan pemerintah jepang menghendaki dilaksanakan di Jepang. Tim pemeriksa barang terdiri dari unsur Kemendagri, unsur Kemenkes dan daerah penerima hibah.

Dikatakannya, pelaksanaan pemeriksaan fisik dan BAST sebelumnya terjadwal pada 14 Februari 2017, namun mengingat pada 15 Februari berlangsung pilkada serentak di beberapa daerah, maka dipertimbangkan untuk di tunda pada minggu kedua bulan Maret 2017.

Kegiatan di Jepang, tambah Alex, akan di fasilitasi oleh APKASI dan KBRI di Jepang berupa eksebisi potensi daerah penerima hibah dihadapan para pengusaha Jepang sehingga dimungkinkan untuk menjadi media promosi daerah.

"Pemerintah Jepang memberi kesempatan kepada kita untuk mempromosikan daerah terhadap dunia usaha disana" ujarnya.

Sementara itu, Bupati OKI, H. Iskandar, SE, berharap bantuan negara matahari terbit ini mampu meningkatkan layanan kepada masyarakat apalagi unit damkar dan ambulance yang akan diberikan itu memiliki spesifikasi tinggi.

"Untuk ambulance bisa langsung melayani operasi kecil dan Damkar memiliki kapasitas besar bisa untuk penanggulangan Karhutla" pungkasnya.

Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved