Kabar Gembira, Unsri Tambah Kuota Mahasiswa

Tahun ini kuota SNMPTN Unsri 30 persen dari total daya tampung, SBMPTN 40 persen, dan USM 30 persen

Kabar Gembira, Unsri Tambah Kuota Mahasiswa
SRIPOKU.COM/SITI OLISA
SOSIALISASI -- Rektor Unsri, Prof Dr Ir Anis Saggaff MSCE saat melakukan sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN bersama Kepala SMA/SMK se-Kota Palembang, Jumat (27/1/2017) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Adanya empat penambahan program studi baru di Universitas Sriwijaya (Unsri) membuat pihaknya menambah kuota penerimaan mahasiswa baru di tahun 2017.

Mulai 14 Januari mendatang jadwal pengisian Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) yang merupakan salah satu tahapan untuk mengikuti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dimulai.

Rektor Unsri, Prof Dr Ir Anis Saggaff MSCE di sela sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN bersama Kepala SMA/SMK se-Kota Palembang, Jumat (27/1), mengatakan, jalur penerimaan mahasiswa baru itu ada, mulai dari SNMPTN, SBMPTN, dan USM Unsri.

Pada 2016 lalu, Unsri hanya mampu menampung sebanyak 5.800 mahasiswa.

"Untuk tahun ini karena ada penambahan empat prodi baru, jadi daya tampung dari tiga seleksi untuk masuk Unsri bertambah," ujarnya.

Namun Anis belum menyebutkan secara gamblang berapa penambahan kuota. Dijelaskan, penambahan prodi tersebut diantaranya yakni dua dari Pertanian dan dua dari Kesehatan Masyarakat.

"Dengan adanya penambahan empat prodi otomatis kita juga meningkatkan jumlah daya tampung. Untuk saat ini total daya tampung masih dibahas, yang jelas bertambah dari tahun sebelumnya," terangnya.

Anis mengatakan, tahun ini penentuan kuota masing-masing dari tiga seleksi masuk PTN berbeda dari tahun sebelumnya, kalau tahun sebelumnya ditentukan oleh panitia pusat, untuk tahun ini masing-masing PTN diberikan wewenang untuk menentukan sendiri kuota dari tiga seleksi tersebut.

"Tahun ini kuota SNMPTN Unsri 30 persen dari total daya tampung, SBMPTN 40 persen, dan USM 30 persen," ujarnya

Ia menambahkan, dengan adanya kewenangan penentuan kuota masing-masing dari seleksi akan dimaksimalkan pihak Unsri untuk lebih mengoptimalkan sistem tes masuk PTN.

"Jadi, Unsri ini nantinya diharapkan dapat lebih optimal digunakan oleh umat. Jadi kami memilih penerimaan melalui jalur SBMPTN lebih besar dibandingkan SNMPTN dan USM," ujarnya. (editor : Candra Okta Della)

Penulis: Siti Olisa
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved