Soal Pj Bupati Muba, Ishak Mekki: Nah Belum Tau Aku. Itu Kewenangan Mendagri

Pokoknyo macam ini, kito ajukan tigo. Nah wewenang Mendagri untuk memilih salah satu. Kalau salah satu dari itu berarti sesuai.

Soal Pj Bupati Muba, Ishak Mekki: Nah  Belum Tau Aku. Itu Kewenangan Mendagri
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Wakil Gubernur Sumsel Ir H Ishak Mekki MM didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Dra Lesty Nurainin Apt MKes, Rektor Kampus STIFI Bakti Pertiwi Erjon MKes Apt membuka Rapat Kerja Nasional XIII Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI) Periode 2016-2018 di Ballroom Grand Atyasa Convention Center Palembang, Senin (23/1/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Wakil Gubernur Sumsel Ir H Ishak Mekki MM mengaku belum mengetahui perihal Pj Bupati Muba yang semestinya sejak 16 Januari 2017 lalu sudah terisi.

"Nah belum tau aku. itu kewenangan Mendagri," ungkap Ishak Mekki saat membuka Rapat Kerja Nasional XIII Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI) Periode 2016-2018 di Ballroom Grand Atyasa Convention Center Palembang, Senin (23/1/2017).

Hal senada juga pernah disampaikan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH.

Menurut orang nomor satu di Sumsel ini, ditundanya pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan PJ bupati Muba lantaran belum keluarnya SK dari Kemendagri.

"Belum keluar SK-nyo. Pokoknyo macam ini, kito ajukan tigo. Nah wewenang Mendagri untuk memilih salah satu. Kalau salah satu dari itu berarti sesuai. Nah kalau dari luar itu baru. Insya Allah satu dari tigo itulah yang jadi PJ bupati Muba," kata Alex.

Pemprov Sumsel telah mengajukan tiga nama pejabat yang bakal menjadi PJ bupati Muba.

Adapun ketiga nama yang diajukan sebagai calon PJ Bupati Muba ke Kemendagri RI yakni Agus Yudiantoro (Staf Ahli Gubernur Sumsel/mantan Penjabat Bupati Muratara), Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumsel, Yusnin SSos MSi, dan Maulan Aklil SSos MSi (Kadis Perpustakaan/mantan Penjabat Bupati OKU).

Sementara Ishak saat membuka resmi International Seminar dan Workshop mengatakan, Pemprov Sumsel terus melakukan upaya untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Di Sumsel sendiri, Kabupaten Muaraenim telah menjalankan program dimana satu mahasiswa kesehatan melayani satu keluarga, ini ditujukan untuk memantau kesehatan keluarga sekaligus melayani kesehatan keluarga.

Tak hanya itu berbagai upaya dalam mensejahterakan masyarakat Sumsel, Pemprov Sumsel telah membuat dan melakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 tahun 2015 tentang bebas asap rokok di tempat-tempat tertentu, ini juga bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Sumsel khususnya.

"Harapan kita semua masyarakat Sumsel dalam layanan kesehatan dapat dirasakan kesejahteraannya," ujarnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved