SriwijayaPost/
Home »

Seleb

» Musik

Beda Trump dengan Obama, Dari Konser Pelantikan Presiden AS

Bukan rahasia bahwa hubungan presiden terpilih AS dengan para pesohor dunia hiburan sangat buruk. Tidak mengherankan jika banyak penyanyi yang tidak

Beda Trump dengan Obama, Dari Konser Pelantikan Presiden AS
http://entertainment.kompas.com/
Aktor Jon Voight memberi sambutan pada konser Make America Great Again! Welcome Celebration di Lincoln Memorial, Washington DC, Kamis (19/1/2017). Konser ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS. (AP Photo/David J. Phillip) 

SRIPOKU.COM - Bukan rahasia bahwa hubungan presiden terpilih AS dengan para pesohor dunia hiburan sangat buruk.

Berita Lainnya:  Jelang Pelantikan Donald Trump, Ada Lagu One Direction

Tidak mengherankan jika banyak penyanyi yang tidak mau terlibat dalam rangkaian acara pelantikan Trump sebagai presiden pada Jumat (20/1/2017).

Konser Make America Great Again! Welcome Celebration yang digelar di Lincoln Memorial, Washington DC, tidak menghadirkan artis-artis papan atas.

Kondisi ini jauh berbeda dengan konser We Are One, untuk menyambut pelantikan Obama, yang digelar di lokasi sama.

Konser ini bertabur bintang. Ada Beyonce, Jon Bon Jovi, Garth Brooks, Sheryl Crow, Josh Groban, John Legend, Shakira, Bruce Springsteen, U2, Usher, Stevie Wonder, dan masih banyak lagi.

Dari dunia film, yang tampil di antaranya Jack Black, Rosario Dawson, Jamie Foxx, Tom Hanks, Samuel L Jackson, Denzel Washington, dan Steve Carell.

Pada konser untuk Donald Trump, hanya ada penyanyi soul Sam Moore, penyanyi country Toby Keith, Lee Greenwood, The Frontmen of Country, DJ RaviDrums, dan band rock 3 Doors Down.

Dari industri perfilman hanya ada Jon Voight, yang sejak awal menyatakan dukungan kepada Trump.

Panitia pelantikan Trump juga mengalami kesulitan menarik bintang besar untuk menyanyikan lagu kebangsaan pada upacara pelantikan.

Mereka akhirnya mendapatkan Jackie Evancho, penyanyi 16 tahun jebolan America's Got Talent. Dia sudah beberapa kali tampil di hadapan Obama dalam acara resmi kepresidenan.

Saat Obama dilantik untuk masa jabatan kedua pada 2013, Beyonce mendapat kehormatan menyanyikan "Star Spangled Banner". Tampil pula Kelly Clarkson dan John Taylor.

Seperti biasa, Trump pun mengomentari sedikitnya artis terkenal berpartisipasi dalam pelantikannya.

"Yang disebut selebriti papan atas ingin tiket ke pelantikan saya, tetapi lihat yang mereka perbuat bagi Hillary. Tidak ada. Saya ingin rakyat," katanya melalui tweet pada 23 Desember 2016 lalu.

Para pesohor yang menerima undangan Trump untuk tampil menghadapi kecaman. Ada dugaan mereka juga mendapat ancaman dari perusahaan rekaman yang menaungi mereka.

Meskipun Jackie Evancho baru berusia 16 tahun, ia tetap diberondong kecaman dari para penentang Trump. Ia disebut melakukan "bunuh diri karier" dengan tampil untuk Trump.

Hal itu sudah dialami penyanyi berkulit hitam Chrisette Michelle yang sudah bersedia menyanyi pada acara pelantikan Trump.

Sutradara Spike Lee batal menggunakan lagunya, "Black Girl Magic", dalam salah satu episode film serinya.

Penyanyi lainnya, Jennifer Holliday, akhirnya tidak jadi tampil pada konser Make America Great Again setelah dikecam habis-habisan oleh penggemarnya.

"Saya minta maaf sedalam-dalamnya karena salah mengambil keputusan," katanya melalui pernyataan tertulis kepada para fans.

Beberapa artis pernah dikabarkan akan tampil, seperti Celine Dion, Elton John, dan Andrea Bocelli, bahkan Kanye West. Namun belakangan mereka menyatakan tidak berpartisipasi.

Sumber : BuzzFeed.com

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help