FIFA Berencana Hapus Aturan Penalti, Offside, Kartu Kuning dan Kartu Merah

Dia melihat terlalu banyak faktor keberuntungan ketika pertandingan ditentukan lewat babak tambahan waktu dan adu penalti.

FIFA Berencana Hapus Aturan Penalti, Offside, Kartu Kuning dan Kartu Merah
JOHN THYS/AFP
Legenda sepak bola Belanda, Marco van Basten, menyaksikan laga kualifikasi Piala Eropa 2016 antara Belanda dan Islandia di Stadion Arena, Amsterdam, 3 September 2015. 

SRIPOKU.COM - Direktur Teknik FIFA Marco Van Basten tengah menggodok sejumlah perubahan aturan dalam permainan sepak bola, termasuk wacana penghapusan penalti dan offside.

Gagasan penghapusan penalti dicetuskan Van Basten untuk menciptakan permainan sepak bola yang lebih menarik dan menghemat stamina pemain.

Sebab, dia melihat terlalu banyak faktor keberuntungan ketika pertandingan ditentukan lewat babak tambahan waktu dan adu penalti.

Jadi, Van Basten menyarankan agar fase tersebut digantikan dengan cara yang lebih menantang seperti hoki es.

"Mungkin, dari jarak 25 meter di depan gawang, Anda harus menggiring bola atau menembak. Gol harus tercipta dalam kurun delapan detik. Cara ini lebih menuntut kemampuan ketimbang keberuntungan," tutur pria asal Belanda itu.

Van Basten juga ingin menambah daya tarik sepak bola lewat kuantitas gol.

Menurut dia, kans menggetarkan jala lawan kini tereduksi karena strategi bertahan sejumlah tim.

Untuk merangsang tim tampil ofensif, dia pun ingin melucuti aturan offside.

"Sepak bola saat ini seperti bola tangan. Ada sembilan atau sepuluh pemain bertahan di depan gawang. Tanpa offside, kemungkinan mencetak gol bisa lebih besar," ucap dia.

Masih ada wacana perubahan lain yang tengah dimatangkan oleh Van Basten, di antaranya penghapusan kartu kuning atau merah, pergantian pemain lebih banyak, dan pembatasan jumlah laga untuk setiap pemain.

 Sumber: JUARA.net
Penulis: Christian Anju Silaban

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help