SriwijayaPost/

Gedung Pencakar Langit Tertinggi Ke-4 Dunia di Tiongkok Diprediksi Kelar Tahun Ini

Gedung Ping An direncanakan selesai pada 2016, tetapi waktu lebih dibutuhkan guna menempatkan sentuhan akhir yang mengakibatkan penyelesaiannya molor

Gedung Pencakar Langit Tertinggi Ke-4 Dunia di Tiongkok Diprediksi Kelar Tahun Ini
ISTIMEWA
Ping An Finance Center merupakan gedung tertinggi di Tiongkok dengan total tinggi 660 meter. 

SRIPOKU.COM - Kendati terdapat tambahan 128 gedung tinggi baru pada 2016, The Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH) memprediksi akan ada lebih banyak pencakar langit pada 2017 ini.

Banyak gedung super tinggi yang diproyeksikan selesai dibangun pada 2017 yang kelanjutan pembangunan sejak 2016.

Sebagai contoh, hanya 10 dari 18 hingga 27 gedung super tinggi yang diprediksi CTBUH selesai pada 2015 ternyata baru selesai pada 2016.

Berdasarkan itu dan minimnya informasi tentang tahapan konstruksi sejumlah gedung, CTBUH memperkirakan ada 12 hingga 20 gedung supertall yang rampung pada akhir 2017, terutama di Asia dan Timur Tengah.

Gedung tertinggi yang dirancang untuk kelar pada tahun ini adalah Ping An Finance Centre yang menjulang 599 meter di Shenzhen. Ini merupakan gedung tertinggi nomor dua di China serta nomor empat sejagad raya.

Sejatinya, Gedung Ping An direncanakan selesai pada 2016, tetapi waktu lebih dibutuhkan guna menempatkan sentuhan akhir yang mengakibatkan penyelesaiannya molor hingga 2017.

Sementara itu, di Korea Selatan terdapat Lotte World Tower Seoul yang mengangkasa 555 meter dan bakal menjadi gedung tertinggi di wilayah tersebut.

Gedung tersebut dirancang memiliki berbagai macam fungsi yang biasanya ditemukan di seluruh bangunan tinggi pada umumnya.

Lotte World Tower terdiri dari ritel, perkantoran, hotel mewah berbintang tujuh, 'officetel' yang merupakan fungsi umum properti di Korea Selatan. Ini juga disebut konsep akomodasi bergaya apartemen-kantor untuk warga yang bekerja di dalam gedung.

Dari 10 gedung tertinggi yang diproyeksikan CTBUH rampung pada 2017, enam di antaranya berada di China, dua di Uni Emirat Arab, satu di Arab Saudi, dan satu lagi di Korea Selatan.

Penulis: Ridwan Aji Pitoko

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help