PT Patralog Rencanakan Retribusi Kapal Melintas di Sungai Musi

penarikan retribusi dibidang transportasi sungai ini diperlukan untuk melakukan pemberdayaan potensi Sungai Musi.

PT Patralog Rencanakan Retribusi Kapal Melintas di Sungai Musi
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Ketua KONI Palembang, Suparman Romans 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah kota (Pemkot) Palembang melalui BUMD Patralog tengah mematangkan rencana tentang kebijakan retribusi angkutan sungai Musi demi mencapai Pendapatan Aset Daerah Rp 15 per tahun.

Direktur Operasional dan Pemasaran Perseroan Terbatas Plembang Trading and Logistik (PT Patralog), Suparman Roman mengatakan, penarikan retribusi dibidang transportasi sungai ini diperlukan untuk melakukan pemberdayaan potensi Sungai Musi.

"Jalur sungai selama ini belum tertib dilewati kapal dan tongkang dari perusahaan swasta dan perorangan. Hal ini menjadi sorotan kami, agar pelayaran dapat lancar, dan menjadi sumber PAD bagi Pemkot Palembang. Kami berharap rencana kebijakan tersebut dapat segera terlaksana," ujarnya, Minggu (1/1/2017).

Suparman mengaskan, rencana tersebut masih belum dapat direalisasikan, pasalnya masih menunggu regulasi berupa peraturan daerah. Tak hanya itu, kewenangan atas pelayarn sungai Musi masih dipegang oleh PT Pelindo.

"Perlu diperkuat dengan Perda (Peraturan Daerah). Kami jug sedang mempersiapkan dermaga kecil di beberapa titik sungai, sebagai timbal balik perusahaan yang membayar retribusi," ungkapnya.

Suparman menjelaskan, retribusi tersebut nantinya bisa ditarik dari lamanya kapal bersandar di dermaga. Suparman mencontohkan, apabila satu tongkang bisa ditarik Rp 1 juta, dapat dipastikan, berapa besarnya hasil retribusi yang didapat.

"Masih dikaji pungutan retribusi ini, disesuaikan dengan jenis kapal dan kondisi sungai Musi. Inginnya 2017 ini sudah berjalan," harapnya.

‎Tak dapat dilakukan sendiri, PT Patralog juga akan berupaya melakukan kerjasama dengan instansi terkait, seperti Pelindo, Dinas Pendarapan Daerah, dan swasta. Bahkan Suparman mengatakan, jika Pelindo siap mendukung investasi dermaga maupun pemasangan rambu.

Ia mengatakan,, PT Penajam Internasional Terminal (PT Pinter) yang merupakan anak perusahaan dari PTBA juga siap membantu. Dengan deviden penyertaan modal yakin 80 persen PTBA dan 20 persen Pemkot Palembang.

"Kita ingin kontribusi swasta yang kapalnya melintas di sungai Musi, bisa menambah PAD kota Palembang," tegasnya.‎

Penulis: Welly Hadinata
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved