Bank Syariah Mandiri Baturaja Danai Bedah Rumah di OKU

bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BSM terhadap lingkungan terutama masyarakat di sekitar kantor BSM.

Bank Syariah Mandiri Baturaja Danai Bedah Rumah di OKU
IST
Area Manager BSM Palembang Lukman Gunbadi Tjili didampingi Kacab BSM Baturaja Rini Andriati menyerahkan bantuan Dana CSR kepada Bupati OKU Drs H Kuryana Azis untuk program Rehab Rumah Tidakm Layak Huni di OKU. 

 

SRIPOKU.COM, BATRURAJA - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Baturaja terus mewujudkan kepedulain lingkungan, menyusul dikucurkannya dana program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten OKU.

Area Manager BSM Palembang, Lukman Gunadi Tjili kepada SRIPOKU.COM, Minggu (1/1/2017), menjelaskan, dana program RTLH ini diserahkan kepada Bupati OKU Drs H Kuryana Azis di Kantor BSM Baturaja, Jumat lalu.

Penyerahan disaksikan Kepala Cabang BSM Baturaja Rini Andriati dan dihadiri juga Assiten I Pemkab OKU Mirdaili SSTP Msi, Kadin Perumahan dan Kawasan Pemukiman Ir H Ulia Mahdi MM, Kaban Pengelolaan Keuangan dan Aset Negara Hanafi SE.

Area Manager BSM Palembang Lukman Gunbadi Tjili didampingi Kacab BSM Baturaja Rini Andriati dalam laporanhnya mengatakan bantuan yang diberikan ke Pemkab OKU ini berjumlah Rp 300 juta yang diperuntukkan bagi 20 KK penghuni Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dikatakan Lukman Gunadi, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BSM terhadap lingkungan terutama masyarakat di sekitar kantor BSM.

Lebih jauh Lukman Gunadi mengatakan bantuan ini adalah bagian dari dana Corporate Social Responsibility CSR) BSM tahun 2016 yang khusus dialokasikan untuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan.

Menurutnya, dalam melaksanakan aktivitasnya perusahaan tidak semata berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi, misalnya tingkat keuntungan atau deviden, tetapi juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul dari keputusannya itu, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka yang lebih panjang.

Dengan pengertian tersebut, CSR dapat dikatakan sebagai kontribusi perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dengan cara manajemen dampak (minimisasi dampak negatif dan maksimisasi dampak positif) terhadap seluruh pemangku kepentingannya.

Terpisah Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten OKU Ir H Ulia Mahdi MM didampaingi Sekretaris Hasan HD Ssos MSE mengatakan, 20 rumah yang masuk program bedah rumah ini sudah melalui survei dari Tim Kotaku.

Halaman
12
Penulis: Evan Hendra
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help