SriwijayaPost/

Sukasminto Gelapkan Sepeda Motor Teman

"Saya pinjam alasannya ingin beli rokok dan setelah itu langsung saya bawa pergi sepeda motornya untuk dijual,"

Sukasminto Gelapkan Sepeda Motor Teman
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Sukasminto (baju biru) saat diamankan di Polsekta IT II Palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Setelah sempat buron kurang lebih selama satu tahun lantaran terlibat kasus penggelapan sepeda motor milik temannya sendiri, Sukasminto (38) warga Jalan Mega Asri Km 14 RT 07/3 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, akhirnya berhasil diamankan.

Tersangka diamankan Polsekta Ilir Timur (IT) II Palembang, Kamis (22/12/2016) sekitar pukul 14.00 saat akan menaiki bus kota di Pasar Lemabang usai pulang dari rumah kawannya.

Ditemui pada gelar tersangka dan barang bukti di Polsekta IT II Palembang, Jumat (23/12/2016), pria yang bekerja sebagai kernet bus ini mengaku kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga ia pun terpaksa untuk menggelapkan sepeda motor milik korban, Dedi Marwani (37), yang notabene merupakan kawannya sendiri.

"Saya jual motornya kepada Hengki kawan saya, di Inderalaya. Saya jual Rp 1 juta, uangnya saya pakai beli beras dan lain-lain untuk kebutuhan rumah," jelasnya.

Diceritakannya, awal mula ia membawa kabur sepeda motor Honda Blade hitam silver BG 4264 ZG milik korban tersebut saat sedang berkumpul dengan korban dan kawan lainnya di Jalan Sersan KKO Badarudin depan SD 66 Kelurahan Sei Buah Kecamatan IT II Palembang pada 11 April 2015 sekitar pukul 20.00.

"Saya pinjam alasannya ingin beli rokok dan setelah itu langsung saya bawa pergi sepeda motornya untuk dijual," terangnya.

Sementara itu, Kapolsekta IT II Palembang, Kompol Muhammad Hadiwijaya didampingi Kanit Reskrim, Ipda Yundri, menjelaskan, pihaknya melakukan penyelidikan terhadap tersangka berdasarkan laporan korban yang tertera dalam LPB/172/IV/2015/IT-II pada 15 April 2015.

Setelah penelusuran, diketahui tersangka selalu berpindah-pindah tempat tinggal sehingga tidak mudah melacaknya. Namun akhirnya, tersangka pun kembali ke Palembang dan tertangkap saat berada di kawasan Pasar Lemabang.

"Saat hendak diamankan, tersangka mengetahuinya akan ditangkap polisi sehingga hendak melarikan diri menggunakan bis kota. Dan kita pun akhirnya mengejarnya dan tersangka pun berhasil diamankan di dalam bis kota," jelasnya.

Editor: Refly Permana

Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help