Bisa Dimakan Mentah, Jagung Manis Ditanam di Banyuwangi

Di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ada jagung manis yang bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu dimasak. Jagung tersebut ditanam PT Perkebunan Kaliben

Bisa Dimakan Mentah, Jagung Manis Ditanam di Banyuwangi
SitKes.com
Ilustrasi, Jagung Manis. 

SRIPOKU.COM , BANYUWANGI - Di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ada jagung manis yang bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu dimasak. Jagung tersebut ditanam PT Perkebunan Kalibendo Banyuwangi sejak tujuh bulan terakhir.

Berita Lainnya:  Jagung Manis Dipasok dari Bengkulu

Kepada KompasTravel, Minggu (4/12/2016), Direktur PT Perkebunan Kalibendo, Chandra Sasmita Cahya menjelaskan jagung tersebut memiliki kadar tepung yang sangat sedikit sekitar 2 persen dan sisanya adalah gula dan air.

"Kadar tepung yang sedikit itulah yang membuat jagung ini sangat manis dan bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu direbus," katanya.

Benih jagung jenis American Fruit Corn itu masih diimpor dari Amerika dan melewati riset hampir 10 tahun agar bisa ditanam di Banyuwangi.

Candra menjelaskan, jagung tersebut seharusnya hanya bisa ditanam di atas ketinggian 1.000 meter tapi di Banyuwangi bisa ditanam di ketinggian 900 meter dengan perawatan khusus seperti pengawasan pada pupuk dan jarak antar tanaman serta pengairan.

Saat ini, jagung manis tersebut baru ditanam di area seluas 4 hektar.

"Jika permintaan bagus maka kami akan menambah luasannya tapi prospeknya sangat bagus karena permintaan sangat banyak dari luar kota seperti Jakarta, Surabaya bahkan Singapura sampai Hongkong," kata Candra.

Untuk ukuran premium, jagung yang dipilih seberat lebih dari 300 gram. Satu hektar bisa menghasilkan 4.000 tongkol jagung karena satu pohon jagung hanya menghasilkan satu tongkol jagung. Harga jagung dijual Rp 10.000 per tongkol.

Untuk masa tanam sama dengan jenis jagung lainnya yaitu 70 hari sudah bisa panen.

Menurut Candra, perlu pengemasan khusus agar kualitas jagung premium tersebut tidak berubah. "Saat ini kami sedang kembangkan agar bibit bisa dikerjakan sendiri di Banyuwangi tanpa perlu impor dari Amerika," katanya.

Penulis : Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help