Hasil Mediasi PT SLI-Pekerja PHK Mentok

Disnaker Kota Palembang yang menjadi penengah bagi pihak perusahaan dan pekerja, hingga kini belum bisa menentukan kebijakannya.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Disnaker Kota Palembang yang menjadi penengah bagi pihak perusahaan dan pekerja, hingga kini belum bisa menentukan kebijakannya.

Dua kali melakukan mediasi, hasilnya mentok dan kedua belah pihak tetap pada pendiriannya. "Mediasi mentok, pihak perusahaan tetap kekeuh untuk PHK dan pekerja meminta untuk tidak di-PHK," ujar Hj Yusna, Kepala Bidang Hubungan Industrial, Syaker dan Kespek Disnaker Kota Palembang, Rabu (30/11/2016).

Yusna mengatakan,  kapasitas Disnaker hanya sebagai mediator dan tidak bisa memberikan keputusan kepada kedua belah pihak. Meskipun sudah diberikan tenggat waktu untuk berpikir dan mencari solusi yang terbaik, tetap tidak bisa memecahkan persoalannya.

"Memang pihak perusahaan ada hak prerogratif untuk PHK, tapi dasarnya juga jelas. Tapi kami juga tidak ada kewenangan untuk membatalkan PHK. Sebenarnya kami dari disnaker, tidak mau adanya PHK. Tapi mau apa lagi, mungkin kami akan mengeluarkan anjuran kepada kedua belah pihak," ujarnya.

Setelah dikeluarkan anjuran kepada kedua belah pihak, Yusna mengatakan, mungkin baik dari perusahaan dan pekerja yang kena PHK, ada solusinya yang akan mengkaji ulang.

"Jika terpaksa ke jalur hukum, mungkin nanti lihat dulu hasil dari kajian ulang setelah ada anjuran dari kami. Pastinya setelah dua kali mediasi ini, hasilnya mentok dan tidak ketemu solusinya," ujarnya.

Ikuti kami di
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help