Torabika Soccer Championship

Djajang Anggap Wajar Jika Bobotoh Ingin Lihat Hariono Bikin Gol

“Saya katakan wajar karena Hariono adalah idola Bobotoh, mereka ingin memberikan apresiasi Hariono untuk cetak gol.

Djajang Anggap Wajar Jika Bobotoh Ingin Lihat Hariono Bikin Gol
Super Ball/Feri Setiawan
Pemain Persib Bandung, Hariono (ketiga kanan) mendapat kartu kuning saat melawan Pusamania Borneo FC pada leg ke-2 Perempat Final Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Sabtu (26/9/2015). Persib lolos ke babak semi final pada Piala Presiden usai mengalahkan Pusamania Borneo FC dengan skor 2-1. 

SRIPOKU.COM, MALANG-Moment paling menarik di laga Persib kontra Perseru terjadi di penghujung pertandingan. Sebab Maung Bandung yang sudah unggul 5-2 mendapat hadiah penalti dari wasit setelah Febri harus diterjang di kotak penalti.

Menariknya, Bobotoh meneriakan nama Hariono untuk menjadi algojo penalti untuk mengakhiri masa pacekliknya dalam urusan mencetak gol. Sebab sejak gabung Persib 8 tahun silam, Hariono yang sejatinya seorang gelandang bertahan ini belum pernah melakukannya.

Menanggapi kejadian tersebut, pelatih Jajang Nurjaman menyebut bahwa suasana stadion adalah hal wajar. Sebab Hariono adalah sosok gelandang bertahan yang selalu tampil prima dan punya loyalitas tinggi di skuat Persib itu merupakan idola Bobotoh. Janur pun menegaskan dirinya tak merasa terganggu karena Persib telah unggul telak.

“Saya katakan wajar karena Hariono adalah idola Bobotoh, mereka ingin memberikan apresiasi Hariono untuk cetak gol. Saya juga sudah tenang karena sudah menang telak, jadi ga ada beban. Tapi saya juga udah yakin Hariono akan menjalankan tugas dengan baik,” tuturnya seperti dilansir dari simamaung.com,  Rabu (30/11).

Janur mengatakan bahwa sebetulnya yang menjadi eksekutor tim adalah Tony Sucipto. Karena algojo pertama dan kedua Persib adalah Vladimir Vujovic dan Sergio Van Dijk. Namun Vlado tidak bertanding karena sanksi akumulasi kartu kuning, sedangkan Sergio sudah ditarik keluar karena mengalami cedera. Namun permintaan dari Bobotoh akhirnya membuat Hariono mau maju sebagai penendang.

Ikuti kami di
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help