SriwijayaPost/

Jamu Bhayangkara Surabaya, Presiden Sriwijaya FC:Ayo Jaga Keangkeran Jakabaring

"Waspada, fokus, tanpa beban atau enjoy dan satu yang pasti jaga keangkeran Jakabaring,"

Jamu Bhayangkara Surabaya, Presiden Sriwijaya FC:Ayo Jaga Keangkeran Jakabaring
SRIPPOKU.COM/Grafis/Syafnil
Dodi Reza Alex 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Tidak ingin mengecewakan suporter dan saatnya memepet dua pemuncak klasemen Madura United dan Arema Cronus yang dalam pertandingan, Jumat (30/92016) malam hanya meraih hasil imbang menghadapi lawan masing-masing, Sriwijaya FC bertekad menjaga keangkeran Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, saat meladeni tamunya, Bhayangkara Surabaya, Minggu (2/10/2016) pukul 16.00 Live On Indosiar.

"Waspada, fokus, tanpa beban atau enjoy dan satu yang pasti jaga keangkeran Jakabaring," ujar Presiden Klub, Dodi Reza Alex kepada Sripoku.com, Sabtu (1/10/2016).

Empat pesan yang disampaikan Dodi bukannya tanpa alasan. Pertama waspada, Laskar Wong Kito memang dalam puncak performa, setelah menang dengan skor 5-2 atas Madura United, tetapi lupakan kemenangan itu, dan waspada, karena lawan yang dihadapi adalah Bhayangkara Surabaya, tim yang kini berada di posisi kelima Klasemen ISC.

Kedua, fokus. fokus menjaga konsistens."Jangan terbuai kemenangan, dan jangan anggap enteng lawan, itu kunci penting yang harus tetap dimiliki semua pemain," ujar Dodi.

Ketiga, tanpa beban atau enjoy. Meski banyak target yang membebani Supardi dkk, namun Dodi meminta para penggawa SFC bermain tanpa beban."Jangan pula terbebani, tetap enjoy, karena kita menghibur dan menyenangkan masyarakat Sumsel, bermain baik dan  rebut tiga poin," jelas Dodi.

Keempat menjaga keangkeran Jakabaring. Ini menjadi tugas semua masyarakat Sumsel. Tidak hanya pemain, untuk mari datang ke stadion berikan dukungan. Karena memberikan dukungan dengan langsung ke Jakabaring, tidak hanya memberikan semangat kepada para pemain, tetapi juga lebih dari itu sudah memberikan sumbangsihnya untuk mendanai SFC."Karena tiket yang dibeli itu untuk dana SFC juga. Maka itu, supoter, fans dan masyarakat Sumsel ayo kita berdoa dan mari datang ke stadion Jakabaring, kita jaga keangkeran Jakabaring," jeals Dodi.

Seperti diketahui, Kemenangan atas Madura United 14 September lalu, juga buah dari kewaspadaan pemain yang mampu menjaga mental bertanding."Artinya ketika di lapangan, mental sangat menentukan. Pemain harus waspada, tetapi jangan di bawa tegang, tetapi enjoy dan fokus, main lepas tanpa beban, tetapi tetap tanamkan bahwa kita semua fokus untuk mengejar juara. Jadi setiap pertandingan di putaran kedua ini adalah final," ujar Dodi.

Di atas kertas Sriwijaya FC unggul dari Surabaya United. Meski baru satu kali bertemu dengan Bhayangkara Surabaya dan menang 1-0, 22 Mei silam.

Namun, kemenangan itu bukan ukuran. Begitupun dari segi statistik dalam lima laga terakhir, SFC lebih unggul.Maka itu, dalam laga Minggu (2/10) nanti, SFC berada di atas angin.

Bahkan, dalam laga terakhir SFC mampu mencetak 5 gol, saat mengalahkan Madura United 5-2, 14 September 2016 lalu. Dari sisi poin pun SFC lebih baik. Pasukan Laskar Wong Kito mampu meraup 11 poin dari 5 pertandingan terakhir, sementara Surabaya hanya 7 poin.

Halaman
12
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help