Pilkada Muba

Yudha: Soal Pilbup Muba, Apapun Instruksi DPP PDIP Kita Jalankan

"Sampai saat ini belum keluarkan rekomendasi. Yang jelas sudah di DPP. Samo cak calon untuk DKI lah," kata Bendahara DPD PDIP Sumsel Ir H Yudha Rinald

Yudha: Soal Pilbup Muba, Apapun Instruksi DPP PDIP Kita Jalankan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Bendahara DPD PDIP Sumsel Ir H Yudha Rinaldi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski sudah mendekati hari pendaftaran Paslon yang bakal maju pada Pilkada Muba ke KPU, namun hingga kini PDIP masih juga belum bisa mengumumkan calon yang diusungnya.

"Sampai saat ini belum keluarkan rekomendasi. Yang jelas sudah di DPP. Samo cak calon untuk DKI lah," kata Bendahara DPD PDIP Sumsel Ir H Yudha Rinaldi didampingi Ketua Panitia Pemotongan Hewan Kurban DPD PDIP Sumsel, H Darmadi Jufri SH MH yang juga Wakabid Hukum dan HAM usai mengikuti penyembelihan hewan kurban Hari Raya Idul Adha di Kantor DPD PDIP Sumsel Jl Jenderal Basuki Rahmad Palembang, Senin (12/9/2016).

Dijelaskan Yudha, pihaknya sudah melakukan tahapan mulai penjaringan dari awal.

Yang pasti yang ikut fit and proper test ada 4 cabup, sedangkan cawabup banyak.

"DPC mulai penjaringan, survei, fit and proper test. Kami tinggal nunggu instruksi. Kalau nama Cabup itu ada Uzer, Beni, Rahidin, Dodi. Apapun yang diinstruksikan DPP kita jalankan. Sebelumnya pernah kusampaikan. Karena kita incumbent. Minimal kader kita itu Cawabup," kata Yudha yang pernah direkomendasikan oleh Ketua DPP PDIP Megawati Soekarno Putri sebagai Cawawako Palembang.

Ketika ditanya kemungkinan PDIP bakal berkoalisasi dengan partai mana, mengingat Cabup H Dodi Reza Alex Noerdin sudah mengklaim dukungan dari hampir 9 partai.

"Kemungkinan biso bae dengan PAN. Kan nyukupke 1 kursi lagi. PDIP di DPRD Muba ada 8 kursi. Sampai pendaftaran nanti kan baru finalnya kejingokan partai mana saja yang mendukung Paslon itu. Kami masih menunggu," ujar mantan Anggota DPRD Sumsel.

Adanya upaya untuk menggugurkan kader PDIP yang juga incumbent Beni Hernedi yang dinilai menyalahi pengangkatan pejabat, Yudha menyerahkan hal tersebut menjadi pertimbangan DPP PDIP.

"Aku pikir itu jadi pertimbangan tersendiri dari DPP. Kita lihat di media ada pelanggaran. Saya kira yang tahu Pemkab," pungkasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved