Bandar Narkoba Ini Dilindungi Ibu saat Ditangkap

sempat terjadi perlawanan dari ibunda FB dimana petugas Satres Narkoba tampak hendak dihalang-halangi saat hendak dibawa

Bandar Narkoba Ini Dilindungi Ibu saat Ditangkap
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Kasat Narkoba AKP. Desli Darsyah, SSos MSi memperlihatkan BB dan tampak tiga tersangka dibelakangnya. 

SRIPOKU.COM, LAHAT--Baru saja hendak keluar dari pintu rumahnya, FB (20) diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnab) Polres Lahat Rabu (7/9/2016). Warga RT 17 RW 05 Srinanti, Kelurahan Gunung Gajah Lahat itu diduga sebagai bandar narkoba.

Dari tangan FB, petugas mengamankan sejumlah barang bukti (BB), diantaranya 14 paket kecil abu-sabu seberat 5,6 gram yang ditaksir bernilai Rp 4,8 juta. Selanjutnya juga diamankan uang tunai sejumlah Rp1,4 juta, satu buah timbangan digital, satu buah handphone, dan dua bal plastik clip.

Berdasarkan pengakuan FB Kamis (8/9/2016), dirinya menjadi bandar sabu karena tergiur keuntungan dari transaksi barang haram ini. Selain itu, FB beralasan hasil dari transaksi sabu-sabu yang diperolehnya untuk membayar kontrakan rumah.

"Dapat dari bandar sabu-sabu di Kikim, Pak," aku FB seraya tertunduk lesu mengungkapkan sumber sabu-sabu yang diperolehnya.

Kapolres Lahat, AKBP. Rantau Isnur Eka, SIK melalui Kasatres Narkoba, AKP Desli Darsyah, SSos MSi menerangkan, kronologi penangkapan FB bermula dari tertangkapnya tersangka kasus yang sama sebelumnya, yakni BM (20) warga Desa Karang Dalam Ulu Kecamatan Pulau Pinang.

"Dari mulut BM itulah diketahui bahwa barang haram yang disita darinya diperoleh dari FB. Menindaklanjuti hal itu, tim kami kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan. Akhirnya keberadaan FB diketahui dan langsung kami lakukan penggrebekan," jelasnya, Kamis (8/9/2016) di Mapolres Lahat.

Saat hendak diringkus, lanjut Desli, sempat terjadi perlawanan, terutama dari ibunda FB. Dimana, petugas Satres Narkoba tampak hendak dihalang-halangi saat hendak dibawa sehingga mengakibatkan jebolnya pintu rumah. Meskipun demikian, petugas berhasil meringkus dan menggelandang FB ke Mapolres Lahat.

"Saat ini FB masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satres Narkoba Polres Lahat," imbuhnya.

Sementara itu secara terpisah, petugas Satres Narkoba Rabu (7/9) lalu juga berhasil menciduk tersangka Narkoba lainnya, berinisial US (36), warga Lebuay Bandung Desa Muaralawai Kecamatan Merapi Timur. Dari tangan US, petugas berhasil mengamankan BB berupa empat butir Inex warna kuning berlogo Bintang. Lelaki yang kesehariannya berprofesi serabutan ini diringkus di rumahnya. Saat hendak diringkus, US tampak tidak mampu mengelak lagi setelah petugas menemukan BB tersebut di dalam saku celananya.

"Tersangka US dan BM akan kita kenai pasal 112 tentang Narkotika dengan maksimal hukuman penjara lima tahun. Sedangkan FB dikenakan pasal 114 dengan maksimal hukuman penjara 15 tahun," tegas Desli.

Editor: Refly Permana

Penulis: Ehdi Amin
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help