Pemilihan Gubernur Sumsel

Herman Deru Ajak Lestarikan Budaya di Bumi Sriwijaya

"Sedekah Bumi merupakan tradisi budaya Jawa yang harus dipertahankan dan diturunkan ke anak cucu kita sebagai pewaris sah budaya," ungkap Deru

Herman Deru Ajak Lestarikan Budaya di Bumi Sriwijaya
ISTIMEWA
Bakal Calon Gubernur Sumsel 2018 Herman Deru memberikan kata sambutan saat menghadiri acara Sedekah Bumi di Kabupaten Banyuasin, Jumat (2/9/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bakal Calon Gubernur Sumsel 2018 Herman Deru meminta masyarakat untuk tetap mempertahankan budaya yang ditinggalkan para pendahulu.

Tak hanya mempertahankan tetapi juga wajib mewariskannya kepada anak cucu, salah satunya tradisi Sedekah Bumi.

"Sedekah Bumi merupakan tradisi budaya Jawa yang harus dipertahankan dan diturunkan ke anak cucu kita sebagai pewaris sah budaya," ungkap Deru saat menghadiri acara Sedekah Bumi di Kabupaten Banyuasin, Jumat (2/9/2016).

Menurut mantan Bupati OKU Timur ini, sedekah bumi sebagaimana tradisi yang lain seperti wayang, jathilan, reog dan sebagainya, merupakan tradisi yang telah berlangsung lama dan tidak saling menegasikan dengan budaya lokal yang ada di Sumatera Selatan, hidup rukun secara berdampingan.

Dia menyebut filosofi jawa bahwa “Orang Jawa di Laut bisa Menyelam, Orang Jawa di darat bisa berteman”.

"Dengan filosofi tersebut, bukan hanya di Bumi Sriwijaya saja budaya jawa bertahan, bahkan di Negara Suriname-pun masih eksis baik bahasa ataupun budayanya. Di Negara Suriname, blangkon masih ada, jathilan dan jaranan masih eksis bahkan bahasa jawa masih dipakai sebagai bahasa sehari-hari," kata menantu mantan Walikota Palrmbang H Husni.

Herman Deru dalam sambutannya juga menceritakan selama memimpin Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) periode 2005-2015.

Salah satu kebijakannya, dalam rangka menjaga dan mempertahan tradisi mewajibkan setiap tanggal 5 bahasa yang digunakan adalah bahasa komering, pada setiap tanggal 15 bahasa yang digunakan adalah Bahasa Jawa sementara setiap tanggal 25 adalah Bahasa ibu masing-masing, baik di kantor instansi pemerintah, swasta dan sekolah-sekolah, kebijakan ini diberlakukan.

Herman Deru yang pernah ikut dalam Pilkada Sumsel 2013 ini kembali mengingatkan pentingnya kebersamaan dan persatuan membangun bangsa yang maju, khususnya Provinsi Sumatera Selatan.

Sebab kebersamaan dan persatuan dasar utama untuk melakukan perubahan di Bumi Sriwijaya.

Salah seorang warga setempat, Eko Saputra (35) mengatakan hal senada dengan Deru.

Eko mengatakan pentingnya menjaga tradisi dalam akulturasi budaya, sehingga seperti saat ini warga pendatang dan pribumi dapat hidup berdampingan tanpa ada sedikitpun gesekan. (Rel)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved