Cak Nur Penuhi Janji Politik

Hal ini didorong berbagai faktor seperti luasnya wilayah, psikologis wilayah, peningkatan pelayanan publik dan lain-lain.

Cak Nur Penuhi Janji Politik
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Bujang Gadis dari wilayah pemekaran Kabupaten Gelumbang, memberikan bunga tanda terimakasih kepada eksekutif dan legeslatif Kabupaten Muaraenim yang telah mendukung pemekaran Kabupaten Gelumbang, Selasa (30/8). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Pasangan Bupati/Wabup Muaraenim, Muzakir - Nurul Aman (Cak Nur), memenuhi janji politiknya, yakni mendukung rencana pembentukan pemekaran Kabupaten Gelumbang menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), Selasa (30/8/2016).

Dalam Surat Keputusan Persetujuan Bersama tersebut, dihadiri dan ditandatangani langsung oleh Bupati Muaraenim, Ir H Muzakir Sa'I Sohar dan Ketua DPRD Muaraenim, Aries HB SE, dengan disaksikan oleh unsur pimpinan DPRD Muaraenim, Ketua Presedium Pemekaran Kabupaten Gelumbang, Rani Kodim, Ketua Dewan Penasehat Presedium Gelumbang, Ir H Hanan Zulkarnain MTP, Sekretaris Presedium, Musaadar SSos, tokoh masyarakat Gelumbang, Nawawi Ishak dan ratusan perwakilan masyarakat dari enam Kecamatan yakni Kecamatan Gelumbang, Lembak, Sungai Rotan, Muara Belida, Kelekar dan Belida Darat.

Bujang Gadis dari wilayah pemekaran Kabupaten Gelumbang, memberikan bunga tanda terimakasih kepada eksekutif dan legeslatif Kabupaten Muaraenim yang telah mendukung pemekaran Kabupaten Gelumbang, Selasa (30/8).

"Ini memang janji politik kami pada saat kampanye Pilkada periode 2013-2018," ujar Bupati Muaraenim, Muzakir didampingi Wabup Muaraenim, Nurul Aman dan Ketua DPRD Muaraenim, Aries HB.

Menurut Muzakir, dalam rapat Paripurna ke IX DPRD Kabupaten Muaraenim tahun 2016 di Gedung DPRD Kabupaten Muaraenim, bahwa rencana pemekaran Kabupaten Gelumbang ini memang sejalan dengan visi dan misi daerah dan komitemen dari program Bupati/Wakil Bupati Muaraenim pada kampanye Cak Nur periode 2013-2018.

Adapun tujuan pembentukan Kabupaten Gelumbang sebagai Daerah Otonomi Baru merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka mempercepat rentang kendali pelayanan kepada masyarakat dalam percepatan pelaksanaan pembangunan, yang pada akhirnya bermuara kepada kepentingan dan kesejahteran masyarakat.

Bupati Muaraenim, Muzakir dan Ketua DPRD Muaraenim ,Aries HB, menandatangani rekomendasi rencana pembentukan pemekaran Kabupaten Gelumbang menjadi DOB, Selasa (30/8).

Dan sesuai ketentuan Pasal 33 ayat (3) Undang Undang No 23 tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, bahwa pembentukan daerah persiapan harus memenuhi persyaratan dasar dan persyaratan administratif, selanjutnya pada pasal 37 huruf b angka 2 Undang-Undang No 23 tahun 2014, dijelaskan bahwa salah satu persyaratan administratif pembentukan daerah persiapan Kabupaten adalah persetujuan bersama antara DPRD Kabupaten Induk dengan Bupati Daerah Induk, jelas Muzakir.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Muaraenim, Faizal Anwar SE, dengan terbitnya Undang-Undang 23 tahun 2014, merupakan landasan hukum masyarakat dalam menyalurkan aspirasi untuk pemekaran wilayah menjadi DOB. Hal ini didorong berbagai faktor seperti luasnya wilayah, psikologis wilayah, peningkatan pelayanan publik dan lain-lain. Dan dari hasil kajian akademis, ternyata Gelumbang termasuk Kabupaten yang mampu dan layak untuk dimekarkan menjadi DOB.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved