Bom di Gereja St Yosep

Ini Video Wawancara Eksklusif Pastor Albert yang Jadi Target Bom Bunuh Diri di Medan

Waktu berkejar-kejaran di atas altar belum ada umat yang menangkap pelaku. Sehingga ia melompat dari mimbar ke bawah dan langsung berlari ke arah umat

Ini Video Wawancara Eksklusif Pastor Albert yang Jadi Target Bom Bunuh Diri di Medan
TRIBUN MEDAN/NIKSON SIHOMBING
Albert Pandiangan Pastor Gereja Santo Yosep Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

SRIPOKU.COM, MEDAN - Wajah letih dan lesuh tampak di wajah pastor Albert Pandiangan usai diperiksa oleh tim kepolisian di kepastoran Katolik di Jalan Hayam Wuruk Kota Medan.

Pastor yang hampir menjadi korban bom bunuh diri di gereja Santo Yosep ini bercerita kalau dia tidak mengenal sama sekali sosok dari Ivan Armadi Hasugihan (10) tersangka percobaan bom bunuh diri.

Albert mengaku kalau dia jadi target dan dikejar oleh pelaku dari tengah tempat duduk hingga ke altar. Tonton wawancaranya di sini:

Ia mengatakan, kejadian itu terjadi saat homili atau pembaca injil kitab suci.

Namun homili itu belum selesai sudah terjadi kejadian yang tidak diinginkan itu.

"Saat homili semua umat berdiri. Lalu waktu berdiri itu ada ledakan dan api. Melihat itu langsung berhenti saya berkotbah, " katanya saat diwawancarai di Kepastoran Katolik, Jalan Hayam Wuruk, Minggu (28/8/2016)

Usai kejadian itu, umat langsung berhamburan ke luar gereja. Sedangkan yang lain masih bingung tentang kejadian yang baru saja terjadi.

"Usai aksinya itu, rupanya saya dikejar ke atas altar. Bahkan ke atas mimbar pun, " katanya.

Pastor Albert menjelaskan, waktu berkejar-kejaran di atas altar belum ada umat yang menangkap pelaku. Sehingga ia melompat dari mimbar ke bawah dan langsung berlari ke arah umat.

Usai berlari ke arah umat, pelaku terus mengejar. Melihat hal itu umat pun langsung menangkap pelaku agar tidak mengejar pastor.

"Saya tidak kenal dengan dia. Bahkan jumpa pun tidak pernah. Lagian saya tidak punya musuh." katanya lagi.

(nik/tribun-medan.com)

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved