Pemilihan Gubernur Sumsel

Ini Alasan Herman Deru Maju Jadi Bakal Calon Gubernur Sumsel

Tidak ada opsi lain. Bukan saya sok bersih, sok suci. Sumsel butuh gubernur yang bisa dirasakan masyarakat. Bukan infrastruktur saja

Ini Alasan Herman Deru Maju Jadi Bakal Calon Gubernur Sumsel
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Bakal Calon Gubernur Sumsel 2018-2023 H Herman Deru

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lama tidak muncul di media, H Herman Deru yang terang-terangan menyatakan bakal maju pada Pilkada Sumsel 2018 menceritakan perjalanan alasan dirinya kembali nyagub.

"Bukan saya menutup diri 7 bulan. Tapi lebih kepada proses menyatukan antara kegiatan lahiriah dengan batiniah. Ada pertanyaan paling penting dari diri saya dan harus saya jawab sendiri. Mengapa kamu mau nyalon gubernur," ungka H Herman Deru saat melakukan Media Visit di Graha Tribun, Jumat (26/8/2016).

Setelah dirinya menemukan jawaban barulah diskusikan dengan teman terdekat dan konsultan.

"Tidak ada opsi lain. Bukan saya sok bersih, sok suci. Sumsel butuh gubernur yang bisa dirasakan masyarakat. Bukan infrastruktur saja. Tapi keagamaan. Saya nggak juga dibilang ngawur atau mau populer saja. Kandidat, calon," ucap ayahanda mantan anggota DPD RI, Hj Percha Leanpuri.

Hasil diskusi itu kata Deru, menimbulkan kesimpulan. Pada 14 Juni 2016 ia mengumpulkan keluarga, pendampingnya.

"Kita bedah survei. Kesimpulannga layak untuk maju lagi dengan potensi meyakinkan untuk dapat memenangkan asal dengan cara yang benar. Kita pernah punya pengalaman mencalonkan 2013 berhadapan dengan incumbent. Meski calon 4 terasa head to head. Pak Alex yang terhormat merasa lawannya saya. Saya juga begitu. Nampak kelihatan perseteruan. Padahal silaturahmi kami tetap," kata menantu mantan Walikota Palembang H Husni.

Anehnya kata Deru, dua calon yang dua lagi menyerangnya. Bukan ke incumbent. Apa mereka tidak bertanya ke konsultannya.

"Ini pengalaman saya. Kita selisih sekian ribu dengan Pak Alex. Saya kembali jadi Bupati. Hubungan saya dengan Pak Eddy Santana baik. Dengan Pak Iskandar baik. Hasil survei hampir tidak susut. Saat ini margin error 79,5. Karena pemilih pemula, ada yang meninggal, migran," pungkasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved