VIDEO : Rela Jual Cincin Ibunya karena Tak punya Uang Lagi, Kejadian Berikutnya Sungguh Mengharukan

Sang pemilik toko, yang diketahui berasal dari Suriah, sempat memeriksa cincin tersebut dan menanyakan alasan kenapa ia menjualnya

VIDEO : Rela Jual Cincin Ibunya karena Tak punya Uang Lagi, Kejadian Berikutnya Sungguh Mengharukan
Youtube
Tanpa ragu, pria ini memberikan sejumlah kepada seorang wanita yang hendak menjual cincin pemberian ibunya 

SRIPOKU.COM, AMERIKA SERIKAT -- Seorang ibu dan dua orang anaknya memutuskan untuk mendatangi sebuah toko perhiasan yang berlokasi di Dallas, Texas, Amerika Serikat, untuk menjual cincin milik ibunya.

Dikutip dari Viral 4 Real (7/7/2016), wanita ini diketahui mengalami kesulitan keuangan dan kesulitan melunasi hutang-hutangnya. Tak punya pilihan lain, wanita yang tak diketahui identitasnya ini memutuskan untuk menjual barang paling berharga miliknya, yakni sebuah cincin yang diberikan oleh ibunya.

Sang pemilik toko, yang diketahui berasal dari Suriah, sempat memeriksa cincin tersebut dan menanyakan alasan kenapa ia menjualnya.

Dengan jujur, sang wanita mengatakan alasannya hingga akhirnya ia menangis. Ia juga mengatakan jika ia tak memiliki uang hingga hari gajiannya tiba.

Saat ditanya berapa banyak uang yang ia butuhkan selama sebulan, sang wanita sempat kebingungan karnea ia juga tak mengetahui berapa nilai sebenarnya dari cincin sang ibu.

Tak lama, pria ini kemudian mengeluarkan uang dari sakunya dan menghitungnya, sebelum akhirnya, ia memberikan uang tersebut kepada sang wanita.

Sontak, hal ini membuat sang wanita bingung sekaligus terkejut. Sang pemilik toko mengatakan jika ia ingin menjual cincin lagi, ia bisa datang menemuinya. Alasannya memberikan uang karena cincin tersebut adalah pemberian ibunya yang sangat berharga.

Dengan diiringi tangis bahagia, wanita ini mengucapkan terima kasih atas kebaikan sang pemilik toko, yang tanpa ragu memberikan nomor teleponnya jika suatu saat ia berniat ingin menjual cincinnya lagi. (Sumber : Viral 4 Real / Sublime)

Penulis: Ahmad Sadam Husen
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help