Saat Demo, Wartawan Dialog dengan Pejabat Musirawas di Halaman Pemkab

Hadir pula Kapolres Musirawas AKBP Herwansyah Saidi, yang secara langsung memimpin pengamanan unjukrasa wartawan ke Pemkab Musirawas tersebut.

Saat Demo, Wartawan Dialog dengan Pejabat Musirawas di Halaman Pemkab
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
‎Sekda Musirawas Isbandi Arsyad dan Asisten II Syaiful Ibna didampingi Kapolres Musirawas AKBP Herwansyah Saidi, saat menerima massa wartawan yang berunjukrasa, ke Pemkab Musirawas, Senin (1/8/2016). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Setelah berorasi sekitar setengah jam, wartawan yang terhimpun dalam Himpunan Jurnalis Daerah (HJD), Kabupaten Musirawas yang melakukan aksi unjukrasa ke Pemkab Musirawas, Senin (1/8/2016), berdialog dengan sejumlah pejabat Pemkab Musirawas di halaman Pemkab.

Tampak hadir, Sekretaris Daerah (Sekda) Musirawas, Isbandi Arsyad, Asisten II Syaiful Ibna, Asisen IV Syamsul Joko, Plh Asisten I Priskodesi, Kepala Dinias PU Pengairan Nito Maphilindo, dan beberapa pejabat Musirawas lainnya.

Hadir pula Kapolres Musirawas AKBP Herwansyah Saidi, yang secara langsung memimpin pengamanan unjukrasa wartawan ke Pemkab Musirawas tersebut.

Dalam kesempatan menanggapi aksi unjukrasa yang digelar wartawan, Sekda Musirawas Isbandi Arsyad pada intinya mengatakan, ‎antara Pemkab Musirawas dengan wartawan sudah seperti keluarga.

Karena itu ia mengharapkan, kalau ada persoalan yang besar, hendaknya dikecilkan dan persoalan yang kecil hendaknya dihilangkan.

Terkait tuntutan wartawan, menurutnya sudah jelas. Yaitu untuk proses hukum (terhadap kasus dugaan pengancaman oleh oknum pejabat terhadap wartawan-red), sudah dilaporkan ke polisi.

Kemudian poin lainnya (soal pencopotan pejabat-red), menurutnya itu persoalan internal.

"Sudah jelas, dua poin itu menyangkut hukum, dan poin yang ketiga internal," katanya.

Sementara Asisten II Syaiful Ibna mengatakan, ‎terkait pernyataan wartawan, dan terkait kedua belah pihak, ia mengaku sudah mendengarnya bahwa persoalan tersebut disampaikan kepada pihak Polres Musirawas.

"Silahkan ke penegakan hukum, kami tidak akan intervensi. Menyangkut pencopotan, kami akan mengkaji secara inernal, akan mengambil sikap sesuai ketentuan berlaku, setelah kami dapat info yang cukup. Kita tidak semena-mena ambil kebijakan, dan nanti akan diputuskan oleh Bupati Musirawas," kata Syaiful Ibna. (*)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help