Lakukan Perubahan Sebelum Menjadi Ayah

BAGI laki-laki menjadi seorang ayah adalah satu hal yang sangat dibangga-banggakan, walaupun mempunyai tanggung jawab besar terhadap anak.

Lakukan Perubahan Sebelum Menjadi Ayah
Ist
Ilustrasi Bapak Peluk anaknya yang sedang tidur 

BAGI laki-laki menjadi seorang ayah adalah satu hal yan sangat dibangga-banggakan, walaupun mempunyai tanggung jawab besar terhadap anak.

Menurut Ady Guna Sutowo, SpD,  pengajar di salah satu sekolah, sebelum memutuskan untuk memiliki si buah hati (Anak), seorang pria atau calon bapak mungkin perlu untuk membuat sedikit perubahan dalam hidupnya. Seperti melakukan pengorbanan untuk mulai menjalani gaya hidup sehat

"Seperti meninggalkan sederet kebiasaan buruk ayah yang dilakukan sehari-hari," tegas Ady sapaan akrabnya.

Apa kebiasaan buruk kita yang harus diubah, lanjut Ady pertama, rencanakan keuangan kita. Pengasuhan anak-anak membutuhkan banyak  sumber daya. Oleh karena itu, akan lebih baik untuk merencanakan
kehamilan ketika kondisi finansial Anda sudah bisa dibilang cukup.

"Baik biaya pengobatan dan pendidikan membutuhkan uang yang tak sedikit. Jadi untuk itu Anda perlu settle terlebih dahulu," katanya.

Lalu, hidup sehat, Ini harus dilakukan bahkan sejak Anda merencanakan kehamilan. Karena kesehatan Anda sangat mempengaruhi kualitas sperma Anda, yang pada gilirannya akan menentukan gen putra-putroi Anda. Jadi mulai sekarang, lebih rajinlah berolah raga, lakukan pemeriksaan rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda.

"Tinggalkan rokok dan minuman keras. Merokok dan kebiasaan buruk lainnya tak hanya merusak kesehatan Anda, tapi juga sperma. Jadi beberapa tahun sebelum memutuskan memiliki anak lakukan pengorbanan
ini demi anak-anak Anda," ungkapnya.

Kemudian, sambung Ady, ubah perilaku. Saat membesarkan anak-anak, Anda perlu untuk menunjukkan sisi baik Anda dan menyembunyikan sisi buruk.

" Kendalikan emosi Anda, kembangkan kesabaran dan jangan pernah mabuk atau merokok di depan anak-anak Anda. Mereka akan mencontohnya," katanya

Terakhir, jadilah panutan. Pimpin anak-anak Anda dengan contoh kata-kata dan perbuatan. Anak-anak cenderung meniru orang tuanya. Oleh karena itu untuk menjadi ayah yang hebat Anda perlu menjadi
manusia yang baik terlebih dahulu.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved