Jika Mesin Mobil Mati, Jangan Biarkan AC Terus Menyala

Jika switch AC menyala, maka ketika menyalakan mesin, beban baterai lebih besar, sehingga bisa lebih boros dibanding mematikannya.

Jika Mesin Mobil Mati, Jangan Biarkan AC Terus Menyala
KompasOtomotif-Donny Apriliananda
AC mobil perlu dirawat minimal 6 bulan sekali untuk mengantisipasi bau tak sedap. 

SRIPOU.COM, JAKARTA - Sebaiknya ketika mesin mobil dalam posisi mati, pengaturan atau tombol air conditioner (AC) ikut dimatikan atau tetap dibiarkan dalam posisi menyala?

Sebab, pada kenyataannya masih banyak pemilik mobil yang tidak tahu harus bagaimana.

Menurut Anjar Rosjadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), sebaiknya ketika mesin mobil tidak menyala pendingin kabin juga ikut dimatikan.

Hanya blower atau kipasnya saja yang dibiarkan dalam posisi on.

“Ikut kondisi mesin mobil saja, kalau mati AC juga ikut dimatikan, begitu juga ketika menyala,” kata Anjar kepada Otomania melalui pesan singkat, Rabu (13/7/2016).

Anjar menjelaskan, jika switch AC menyala, maka ketika menyalakan mesin, beban baterai lebih besar, sehingga bisa lebih boros dibanding mematikannya.

“Kalau selalu seperti itu, nanti baterainya yang mudah habis karena daya pertama yang dikeluarkan begitu besar,” kata Anjar. (Otonomania.com)

Penulis : Aditya Maulana

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved