Liga Inggris

Conte Mengaku Masih Belajar Bahasa Inggris

Dengan bahasa Inggris yang terbata-bata, manajer berusia 46 tahun itu mengungkapkan rencananya bersama Chelsea.

Conte Mengaku Masih Belajar Bahasa Inggris
DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP
Antonio Conte saat resmi diperkenalkan sebagai manajer baru Chelsea, Kamis (14/7/2016). 

SRIPOKU.COM, LONDON -- Manajer baru Chelsea, Antonio Conte, mengaku masih belajar berbahasa Inggris dengan baik. Karena itu, dia meminta wartawan bertanya dengan bahasa Inggris yang mudah pada jumpa pers pertamanya, Kamis (14/7/2016).

Usai memimpin tim nasional Italia di Piala Eropa 2016, untuk pertama kalinya Conte menjalani jumpa pers sebagai manajer Chelsea. Ia pun mengawalinya dengan sebuah permohonan kepada awak media.

"Pertama-tama, tolong gunakan Bahasa Inggris yang paling sederhana dengan saya. Saya masih dalam proses mempelajari bahasa ini," tutur Conte dikutip dari Telegraph.

Dengan bahasa Inggris yang terbata-bata, manajer berusia 46 tahun itu mengungkapkan rencananya bersama Chelsea.

Conte mengaku senang dengan apa yang ia lihat di klub pada hari-hari pertamanya di Chelsea. Mantan pelatih Bari, Atalanta, Siena dan Juventus itu pun semakin optimistis.

"Ini adalah hari kedua saya di Cobham (komplek latihan Chelsea). Saya telah melihat para pemain memiliki sikap yang tepat," kata Conte.

“Para pemain terlihat memiliki kemauan yang besar untuk membanggakan klub. Kami akan berjuang untuk bangkit dan bersaing memperebutkan gelar juara," ucapnya.

Conte akan memulai lembaran baru pada karier kepelatihannya bersama Chelsea pada pertandingan pramusim menghadapi Rapid Wina, Sabtu (16/7/2016), dan Wolfsberger AC (Rabu (20/7/2016).

Kedua pertandingan tersebut dipercaya hanya akan menjadi pemanasan dan penerapan dasar gaya bermain yang diinginkan Conte.

Setelah itu, The Blues akan menghadapi tim-tim yang lebih tangguh, seperti Liverpool (28/7/2016), Real Madrid (30/7/2016), dan AC Milan (2/8/2016)pada ajang International Champions Cup. (Verdi Hendrawan)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help