Call 119! Gratis Antar Pasien Darurat

Lesty mencontohkan kalau ada kecelakaan di Demang Lebar Daun segera telpon 119 bebas pulsa.

Call 119! Gratis Antar Pasien Darurat
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Salah satu Posko Kesehatan pemudik Dinas Kesehatan Banyuasin. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dalam rangka mewujudkan salah satu dari nawacita Presiden RI yakni meningkatkan kualitas hidup manusia mengurangi angka kematian yang disebabkan keterlambatan penanganan, Dinkes Povinsi Sumsel meluncurkan layanan darurat call center 119 secara nasional.

"Kita sudah nulis surat edaran ke dinas untuk menyiagakan tidak hanya kecelakaan, gawat darurat. Sumsel terpilih salah satu dari 5 PSC (public safety centre). Di samping Sumsel, PSC NAD, Babel, Sumut, Bali. Kalau DKI khusus. PSC merupakan menerima call centre sistem gawat darurat terpadu 119, memberikan informasi ketersediaan tempat tidur. SUDAH Palembang, Lubuklunggau, Muba dan Banyuasin. Pusat PSC di kita. Selanjutnya tahun depan semua sudah PSC," ungkap Kadinkes Sumsel Dra Lesty Nurainy Apt MKes didampingi Kabid Yankes Dr Trisnawarman MKes, Jumat (1/7/2016).

Lesty mencontohkan kalau ada kecelakaan di Demang Lebar Daun segera telpon 119 bebas pulsa.

"Langsung diterima National Comer Centre. Menghubungi posko terdekat. Bisa itu ke RS Khodijah. Mengurangi angka kematian yang disebabkan keterlambatan penanganan. Hari ini launching. Siaga 3 shift. Dikomandoi pusat. Sumsel dapat kepercayaan. Menyiapkan ambulance dan IT," kata Lesty.

Kedepan ia berharap jaringan semakin besar. Sampai klinik pun bisa ikut. Nanti akan diadakan pelatihan.

"Kita bukan diambilalih Kemenkes. Tapi terintegrasi. Dikoordinir," ujarnya.

Untuk menyambut perayaan hari raya Idul Fitri 1437 H dan menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan para pemudik, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan telah menyiagakan 108 posko pelayanan kesehatan.

Menurutnya, di dalam posko tersebut tersedia petugas kesehatan medis. Ada Dokter, Perawat, Supir Ambulan, tabung oksigen, infus dan peralatan perawatan lainnya dan semua itu gratis.

Selain itu, Dinas Kesehatan Sumsel juga menyiagakan seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit khususnya Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan mobil Ambulans beserta kelengkapannya.

"Pelayanan kesehatan yang kita berikan selama 24 jam, nanti petugasnya akan berganti shift kerja di Puskesmas dan Rumah Sakit sepanjang jalur mudik dan lokasi wisata," katanya.

Untuk mengantisipasi rujukan kasus kecelakaan dan kondisi darurat lainnya, ditambahkan kepala Dinkes, pihaknya telah menyiapkan tim gawat darurat dan evakuasi medik.

"Termasuk pelayanan di unit gawat darurat rumah sakit pemerintah dan swasta untuk antisipasi rujukan kasus kecelakaan," jelasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help