Torabika Soccer Championship

Dipercaya Melatih Persib, Janur:Target 4 Besar Putaran Pertama

“Masalah pasti ada karena waktu mepet dan itu pasti jadi masalah. Pasti ada yang tidak maksimal lah,” papar Janur.

Dipercaya Melatih Persib, Janur:Target 4 Besar Putaran Pertama
IST
Djajang Nurjaman, pelatih Persib Bandung 

SRIPOKU.COM-Kembali dipercaya menahkodai Persib, Jajang Nurjaman langsung pasang target tinggi. Dia ingin mengembalikan Maung Bandung ke jalur juara.

Jajang ingin Persib perlahan merangkak naik ke posisi 4 besar di paruh musim pertama.

Sebab target itu masih masuk akal karena selisih poin dengan Madura United yang berada di peringkat 4 hanya 5 poin.  Bahkan tidak menutup kemungkinan Persib Bandung masih bisa juara.

Meski dia sadar tugas itu tidak mudah karena cukup banyak lawan sulit di depan.

“Kalau lihat posisi seperti ini 4 besar lah supaya putaran kedua kita tidak terlalu berat. Meski lawan yang sudah dilalui banyak tim papan bawah jadi tugas kita relatif berat kan lawannya top level yang belum ketemu sama kita,” terang Jajang saat dilansir dari Simamaung.com, Selasa (28/6).

Untuk mewujudkan targetnya di putaran pertama, pria yang karib disapa Janur tersebut siap melakukan banyak perubahan di tim. Baginya sistem bermain Persib yang berubah saat ditangani Dejan Antonic karena bermain lebih menunggu tidak cocok dimainkan oleh Atep dan kolega. Pria berusia 58 tahun itu juga menyebut permutasi pemain sehabis menyerang perlu dibenahi supaya serangan balik lawan bisa lebih diredam.

“Sampai kemarin masih terlalu banyak melakukan long passing kemudian transisi terutama dari menyerang ke bertahan. Itu sayang banget padahal saya sudah ingatkan Herrie,” tutur Janur.

Langkah pertama dalam upaya Janur mengembalikan reputasi Persib akan dimulai pada Sabtu (2/7) mendatang ketika menjamu PSM Makassar. Janur menyebut sebagai pelatih yang baru menjabat lagi, dia butuh waktu untuk membuat pasukannya nyetel dengan taktik miliknya. Menyambut debut comeback-nya, Janur pun memprediksi dia akan menghadapi banyak kendala berarti.

“Masalah pasti ada karena waktu mepet dan itu pasti jadi masalah. Pasti ada yang tidak maksimal lah,” papar Janur.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved