Erpin Siap Edarkan 200 Butir Pil Ekstasi

Butuh dana untuk lebaran, Erpin alias Ipin (45), warga Perumnas Kelurahan Talang Kelapa Alang-alang Lebar Palembang, nekat mengedarkan ekstasi.

Erpin Siap Edarkan 200 Butir Pil Ekstasi
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Irawan David Syah didampingi Kasubdit I, AKBP Andri saat menunjukkan barang bukti berupa ekstasi sebanyak 200 butir milik tersangka Ipin pada gelar tersangka dan barang bukti di Polda Sumsel, Rabu (22/6). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Mengaku membutuhkan uang untuk tambahan selama bulan Ramadan dan persiapan menyambut lebaran, Erpin alias Ipin (45), warga Perumnas RT 28/7 Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, nekat mengedarkan narkoba jenis ekstasi.

Namun, akibat ulahnya tersebut,  ia harus mendekam di sel tahanan setelah dirinya diamankan Unit IV Subdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel.

Tersangka diamankan saat tengah menunggu konsumennya di perempatan Jalan Taman Kenten Kelurahan Duku Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Selasa (21/6) sekitar pukul 15.00.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti dari tangan tersangka berupa ekstasi  sebanyak 200 butir pil ekstasi berwarna coklat logo star yang terbungkus dari empat kantong plastik klips transparan masing-masing berisi 50 butir.

Menurut keterangan tersangka Ipin, ia membutuhkan uang menjelang lebaran. Sebab, pekerjaannya sehari-hari sebagai penjaga malam tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhannya sehari-hari.

"Sebelum ditangkap ambil barang sama Amin, lalu ketemuan sama Anto di lapangan golf. Tak berapa lama saya langsung ditangkap sama polisi," jelasnya saat dihadirkan pada gelar tersangka dan barang bukti di Polda Sumsel, Rabu (22/6).

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Irawan David Syah didampingi Kasubdit I, AKBP Andri menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat.

"Saat tersangka sedang berdiri di tempat kejadian perkara (TKP), langsung diamankan dan dilakukan penggeledehan terhadap badan dan pakaian tersangka," jelasnya.

Saat dilakukan pemeriksaan itu, dikatakan Irawan, tersangka menjatuhkan satu buah bungkusan plastik warna hitam dengan menggunakan tangan kanannya ke arah sebelah kanan tersangka.

"Kita melihat itu, lalu menyuruh tersangka untuk mengambil bungkusan plastik hitam tersebut. Kemudian, setelah dibuka ternyata benar, di dalamnya terdapat empat bungkus plastik klip bening yang masing-masing berisi 50 butir ekstasi warna cokelat logo bintang," terangnya.

Akibat perbuatannya tersebut, masih dikatakan Irawan, tersangka akan kita kenakan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved