Mengucap Syahadat, Suara Gadis Keturunan Tionghoa Ini Bergetar Hingga Menangis

Suasana pengucapan syahadat yang dibimbing Ustadz Salim ini berlangsung khidmat.

Mengucap Syahadat, Suara Gadis Keturunan Tionghoa Ini Bergetar Hingga Menangis
SRIPOKU.COM/YULIANI
Wenny, salah satu Mualaf baru usai mengucapkan Syahadat di Masjid Cheng Ho Sriwijaya Palembang, Minggu 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bulan suci Ramadhan rupanya memberikan hidayah tersendiri bagi Surya dan Wenny.

Setelah melewati seminggu jalannya Ramadan, keduanya dengan tulus mengikrarkan diri di hadapan puluhan jamaah mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Cheng Ho Sriwijaya usai Zuhur, Minggu (12/6).

Suasana pengucapan syahadat yang dibimbing Ustadz Salim ini berlangsung khidmat.

Apalagi saat tiba giliran Wenny, wanita yang sebelumnya memeluk Budha ini membuat siapapun terharu.

Saat mengucapkan syahadat, suaranya pun bergetar diiringi dengan tangis yang tak kuasa ia bendung.

Para jamaah pun turut mendoakan atas kedatangan dua saudara muslim baru tersebut.

"Saya sudah tiga tahun ikut puasa, meskipun ada bolongnya. Saat ditanya apa agama saya waktu itu, saya mengaku Islam,"

"Karena sudah nyaman dengan Islam dan baru sekarang secara sah," ujar wanita keturunan Tionghoa ini.

Hal serupa juga dialami Surya.

Pria 27 tahun yang sebelumnya memeluk Khatolik ini merasa tentram pasca mengucapkan Syahadat.

Halaman
12
Penulis: Yuliani
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved