Inspirasi

Alan Rooney, Pria Skotlandia yang jadi Mualaf Meski Tak Pernah Bertemu Muslim

Rooney merupakan satu dari sekitar 50 pria Inggris dari berbagai latar belakang yang menjadi mualaf.

Alan Rooney, Pria Skotlandia yang jadi Mualaf Meski Tak Pernah Bertemu Muslim
Dok. Alan Rooney/BBC Indonesia
Alan Rooney masuk Islam tiga tahun lalu dan perjalanan spiritualnya dimulai saat mendengar azan saat liburan di Turki. 

SRIPOKU.COM, GLASGOW -- Seorang pria tengah baya asal Skotlandia menceritakan pengalaman uniknya hingga dia memilih untuk memeluk Islam, meski tak pernah bertemu dengan seorang Muslim.

Alan Rooney tinggal di Inverness, daerah pegunungan Skotlandia. Dia mengenang perjalanannya hingga memeluk Islam dimulai saat dia berlibur ke Turki sekitar lima tahun lalu.

Di Turki, Rooney mendengar suara azan dari masjid setempat dan sejak itulah dia memulai perjalanan spiritualnya.

Rooney merupakan satu dari sekitar 50 pria Inggris dari berbagai latar belakang yang menjadi mualaf dan menjadi responden penelitian Pusat Studi Islam di Universitas Cambridge.

"Begitu kembali ke Inverness, saya ke toko buku dan membeli Al Quran dan mulai membacanya. Saat membacanya, saya meminta kepada Tuhan untuk menuntun saya dalam perjalanan ini," kata Rooney kepada BBC Indonesia.

"Saya juga mulai shalat," kata Rooney dan menambahkan ia banyak melakukan penelitian melalui tentang Islam secara online.

"Saya terus membaca Al Quran, saya baca tiga kali, mencari kelemahannya. Namun tidak ada. Saya merasa nyaman dengan semuanya," tambah Rooney sebelum akhirnya ia membaca syahadat tanda sebagai tanda memeluk Islam tiga tahun lalu.

Proses belajar tentang Islam ini memakan waktu 18 bulan dan dia bercerita sudah melakukan shalat lima waktu dan berpuasa di bulan Ramadhan.

Rooney mengatakan selama Ramadhan dengan waktu puasa di Inverness, yang terpanjang di Inggris dan hampir 20 jam, ia lebih banyak beribadah termasuk dengan melakukan shalat tarawih.

"Paling tidak tiga kali sehari saya shalat di Masjid Inverness, termasuk shalat Jumat," kata dia.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved