Torabika Soccer Championship

Subangkit Bocorkan Rahasia Mitra Kukar Bisa Tahan Imbang SFC

Satu bocoran mengapa Mitra Kukar bisa menahan imbang SFC. Karena taktik menghentikan pergerakan dua pemain SFC, Beto dan Hilton.

Subangkit Bocorkan Rahasia Mitra Kukar Bisa Tahan Imbang SFC
SRIPOKU.COM/HENDRA KUSUMA
Subangkit

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Nasib baik belum berpihak kepada Laskar Wong Kito, dalam 90 menit laga kandang kedua di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (29/5) serangan dan peluang seakan memberondong pertahanan Mitra Kukar, tapi tak satupun dari semua peluang tersebut menghasilkan gol.

Bahkan, secara kualitas penjaga gawang Mitra Kukar yang tampil begitu mengesankan, Shahar Ginanjar memuji permainan SFC.

Shahar mengakui jika SFC tampil begitu luar biasa, tapi semua permainan SFC tersebut Shahar mengaku telah membaca dan menduganya.

"Saya akui Mitra kukar kalah dari SFC secara permainan, tapi ini adalah sepakbola. Kami bisa menahan imbang SFC, dan saya telah membaca cara permainan SFC," ungkap Shahar

Menurut Shahar, permainan SFC memang begitu menggila. Banyak sekali peluang, tapi semua bisa ditahan imbang.

Pelatih SFC sendiri Widodo C Putro mengaku jika, hasil ini membuatnya kecewa. Meskipun SFC menampilkan permainan luar biasa, dan semua mengerahkan kemampuan.

Tapi nasib baik belum berpihak ke timnya.

"Saya ucapkan terimakasih kepada semua pemain, manajemen dan suporter. Semua telah mengerahkan kemampuan,"

"Tapi lagi-lagi inilah sepakbola. Walaupun kami banyak peluang, tapi jika belum ada nasibnya beginilah hasilnya," ungkapnya

Sementara itu, pelatih Mitra Kukar mengatakan, walaupun banyak ditekan tapi skema dan taktik yang coba ia bangun cukup berhasil. Semua pemain menjalankan skema yang kita jalankan.

"Saya tahu SFC akan bermain sangat sangar. Mereka berbahaya, tapi kami bisa menahan tekanan mereka. Taktik kami bisa berjalan baik, dan saya bisa mematikan serangan mereka," ucapnya

Menurut Bangkit, satu bocoran mengapa ia bisa menahan imbang SFC.

Yakni, ia bisa menghentikan pergerakan dua pemain SFC, Beto dan Hilton.

Pemain kami intruksikan untuk bermain bertahan dan mematikan aliran bola ke Beto dan Hilton.

"Kami sudah mempelajari permainan SFC. Mereka sangat berbahaya, tapi kami tahu satu celah untuk menghentikan mereka, yakni menahan aliran bola ke Beto dan Hilton," ucap Bangkit.(*)

Penulis: Candra Okta Della
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved