Pemkot Palembang Bakal Terapkan Retribusi di Sepanjang Sungai Musi

Besarnya potensi tersebut memang dapat menambah PAD kota Palembang yang memang harus pihaknya garap.

Pemkot Palembang Bakal Terapkan Retribusi di Sepanjang Sungai Musi
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Enam tongkang pengangkut tangki semen curah terlepas dari ikatan Tugboat di Sungai Musi,Kamis (24/3/2016). Tongkang ini saat melintas depan kawasan BKB terlepas dari kapal penarik. Derasnya air sungai mengakibatkan tongkong tersebut nabrak tiang Jembatan Ampera. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Besarnya potensi retribusi angkutan yang ada di sepanjang Sungai Musi akan digarap oleh Pemkot Palembang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pihaknya saat ini sedang membuat Perwali tentang retribusi di sepanjang Sungai Musi.

"Nantinya di sepanjang Sungai Musi akan kita terapkan retribusi seperti batu bara dan yang lainnya," kata dia, Kamis (26/5/2016) usai rapat di Kantor Dispenda Kota Palembang.

Harno mengatakan, besarnya potensi tersebut memang dapat menambah PAD kota Palembang yang memang harus pihaknya garap.

Ia mengatakan, lalu lintas di sepanjang sungai musi ini banyak apalagi kendaraan yang melintas banyak besar potensi untuk digarap.

Misalnya dari stockpile saja mengangkut hingga 20 juta ton per tahun dan satu ton pihaknya misalnya tarik Rp 5 ribu maka potensi ini sangat besar.

"Kita bisa dapat Rp 100 miliar itu belum dari pajak lainnya yang masih berpotensi lebih besar lagi," tegas dia.

Apalagi saat ini tim Unsri juga sudah mengkajinya dan akan segera pihaknya tetapkan Perwali tersebut.

"Tahun ini kita tetapkan perwalinya dan segera kita terapkan tahun ini," tegas dia.

Ia mengatakan, perwali ini diterapkan maka wajib membayar retribusi.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved