SriwijayaPost/

ADVERTORIAL

GAPKI Sumsel dan Dinas Perkebunan Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun

Apel ini merupakan kesiapan dari para pemangku kepentingan di Sumatera Selatan dalam rangka menghadapi musim kemarau pada Juni-Oktober 2016

GAPKI Sumsel dan Dinas Perkebunan Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Pasukan Manggala Agni melakukan simulasi memadamkan api di apel siaga pengendalian kebakaran lahan di PTPN Distrik Sumsel Jalan Kolonel H Burlian Palembang, Selasa (24/5/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 24 Mei 2016 bertempat di Kompleks Perkantoran PTPN VII Palembang.

Apel ini merupakan kesiapan dari para pemangku kepentingan di Sumatera Selatan dalam rangka menghadapi musim kemarau yang akan berlangsung bulan Juni-Oktober 2016 yang puncaknya pada bulan September 2016.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumsel bekerja sama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan telah melakukan pelatihan bagi pelatih terhadap 122 orang personel berbagai perusahaan anggota GAPKI dalam hal keterampilan penanggulangan bencana kebakaran dengan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan seperti Korem, Polda, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perkebunan, dan Dinas Kehutanan.

Dengan usaha yang telah dilakukan diharapkan pada musim kemarau 2016 ini kejadian kebakaran lahan dan kebun serta bencana asap dapat ditanggulangi semaksimal mungkin, dan bekerja sama dengan seluruh jajaran pemerintahan hingga ketingkat desa di Sumatera Selatan, kita wujudkan Sumsel Bebas Asap 2016.

Dalam apel siaga dipimpin oleh Sekda Sumsel, H Mukti Sulaiman juga didampingi oleh Direktur Perlindungan Perkebunan-Kementerian Pertanian, Dudi Gunadi dan Kepala Dinas Perkebunan Ir. H. Fakhrurrozi , dilakukan pula Simulasi pemadaman kebakaran lahan dan hutan yang dilakukan Manggala Agni Daops II Banyuasin. (rel)

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help