Hanya Enam SKPD di Muaraenim yang Capai Target Tahapan

Ternyata hanya enam SKPD Pemungut Retribusi Daerah di Muaraenim yang mencapai target tahapan.

Hanya Enam SKPD di Muaraenim yang Capai Target Tahapan
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar, memimpin rapat staf evaluasi dan konsolidasi penyerapan APBD Muaraenim tahun 2016, di aula Bappeda Muaraenim, Rabu (11/5/2016). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Dari hasil konsolidasi pengendalian APBD Kabupaten Muaraenim Tahun 2016, ternyata hanya enam SKPD Pemungut Retribusi Daerah yang mencapai target tahapan. Sedangkan enam SKPD belum mencapai target tahapan, Rabu (11/5/2016).

Adapun enam SKPD Pemungut Retribusi Daerah yang mencapai target tahapan, yakin Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) target APBD Rp 6,1 miliar terealisasi Rp 6,7 miliar atau (110,2 persen). Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rp 700 juta terealisasi Rp 301 juta (43,01 persen), Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Rp 721,5 juta terealisasi Rp 304,9 juta (42,26 persen), RSUD dr HM Rabain Muaraenim Rp 55,3 miliar terealisasi Rp 23 miliar (41.66 persen), Dinas Kesehatan Rp 12,8 miliar realisasi Rp 5,1 miliar (39,95 persen), Badan Kepegawaian Daerah Rp 133,3 juta realisasi Rp 52,6 juta (39,48 persen). Total target keseluruhan APBD Rp 25,8 miliar terealisasi Rp 10,3 miliar (39,94 persen).

Sedangkan untuk enam SKPD Pemungut Retribusi Daerah yang belum mencapai target yakni Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rp 120 juta realisasi Rp 37,9 juta (31,58 persen), Dinas PU CK Rp 230,6 juta realisasi Rp 71,7 juta (31,12 persen), Dinas Pendidikan Rp 19 juta realisasi Rp 5,7 juta (30,13 persen), Dinas Perhubungan Rp 1,5 miliar realisasi Rp 407 juta (26.37 persen), Dinas Peternakan dan Perikanan Rp 199,3 juta realisasi Rp 51,5 juta (25,88 persen), Dinas PU BM Rp 102,4 juta realisasi Rp 23,8 juta (23,28 persen), Dinas Perkebunan Rp 48 juta realisasi Rp 4,1 juta (8,58 persen). Total Rp 3,4 miliar realisasi Rp 909,3 juta (26,53 persen).

Untuk realisasi fisik 10,33 persen, non fisik 20,64 persen, Pagu Anggaran Rp 1,4 triliun realisasi keuangan Rp 252,7 miliar.

Dikatakan Muzakir, rendahnya realisasi fisik dan keuangan kegiatan APBD disebabkan sebagian besar paket kegiatan SKPD telah selesai proses lelangnya oleh ULP, namun terkendala masih terdapat kegiatan dari SKPD yang belum diajukan proses lelangnya ke ULP yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Disporapar, Dinas Peternakan dan Perikanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan dan Kecamatan Lubai Ulu.

Dalam upaya pengendalian, pengawasan dan evaluasi realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2016, lanjut Muzakir, ia meminta kepada seluruh Operator Sistim Pengendalian Pembangunan Daerah (SIMDALBANGDA) dan Sistem Monitoring Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (SisMon TEPRA) tahun 2016 yang telah ditunjuk agar melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab mengingat telah masuk masa triwulan II.

Penyerapahan Belanja APBD (Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung) tahun 2016 sampai tanggal 30 April 2016 seluruh SKPD Lingkup Kabupaten Muaraenim sebesar Rp 532,4 miliar atau 20,44 persen dari total Belanja APBD Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp 2,6 triliun.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved