Fraksi PAN: PAW Lucianty Sesuai Prosedur

Sesuai mekanismenya, terlebih dahulu dari partai akan mengajukan ke DPRD Sumsel, selanjutnya DPRD meneruskan ke KPU Sumsel.

Fraksi PAN: PAW Lucianty Sesuai Prosedur
SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Ketua Fraksi PAN DPRD Sumsel, H Joncik Muhammad

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pasca vonis pengadilan kelas 1A Palembang atas kasus suap, anggota Fraksi DPRD Sumsel Hj Lucianty Pahri akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW). Calon penggantinyapun telah disiapkan dengan melalui prosedur dan aturan partai yang ada.

"PAW itu sudah jelas dilakukan jika terjadi empat faktor yakni, mengundurkan diri, dipecat dari partai, meninggal dunia dan terlibat pidana dengan kekuatan hukum tetap‎. Namun memang kalau dari sisi hukum belum tahu inkrah atau belum prosesnya, bisa saja akan banding, akan tetapi yang saya tahu kabarnya Bu Lucy sendiri sudah ikhlas," ungkap Ketua Fraksi PAN DPRD Sumsel, H Joncik Muhammad, Selasa (10/5/2016).

Dirinya juga mengakui jika PAW sendiri atas nama orang yang suaranya terbanyak nomor tiga Dapil Muba saat Pileg lalu, karena terbanyak nomor 2 atas nama Mardiansyah memang masih duduk di anggota DPRD Sumsel.

"Untuk kasus Lucy otomatis berhenti dengan sendirinya," kata Joncik.

Sesuai mekanismenya, terlebih dahulu dari partai akan mengajukan ke DPRD Sumsel, selanjutnya DPRD meneruskan ke KPU Sumsel.

"Dari KPU kembali lagi ke DPRD Sumsel untuk di telaah dengan kemudian barulah dikirim ke Gubernur, selanjutnya Gubernur bersurat ke Mendagri. Setelah itu proses PAW," terang Joncik yang juga Ketua Komisi II DPRD Sumsel.

Sementara Kuasa Hukum Hj Lucianty Pahri, Febuar Rahman SH mengaku tidak memiliki kuasa perihal masalah itu.

"Kakak belum dengar dan kakak idak punya kuasa soal itu," kata Febuar.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help