Sekda: Pejabat Harus Memahami Manajerial

pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel harus memahami permasalahan manajerial supaya konsep pekerjaan dapat terkoordinir dengan baik.

Sekda: Pejabat Harus Memahami Manajerial
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Sekda Pemprov Sumsel H Mukti Sulaiman SH MHum 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Sekda menginginkan seluruh pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel harus memahami permasalahan manajerial supaya konsep pekerjaan dapat terkoordinir dengan baik.

"Menjadi pejabat itu jangan hanya mengetahui persoalan-persoalan teknis saja, tetapi juga megetahui hal-hal manajerial yang baik sehingga pekerjaannya menjadi terkoordinir dengan bagus," ungkap Sekda Pemprov Sumsel, Ir H Mukti Sulaiman SH saat menghadiri Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III dan Diklat Dasar Satuan Polisi Pamong Praja Sumsel di Aula Bandiklat Sumsel, Senin (2/5/2016).

Mukti mengatakan Diklat ini sangat diperlukan oleh aparatur negara karena dapat menentukan produktivitas bagi kinerja.

"Di bawah Eselon III kan ada Eselon IV dan staf, nah Eselon III ini harus bisa memotivasi pegawainya. Kemudian mempunyai produktivitas yang tinggi, biar pekerjaannya cepat selesai kemudian tentu saja harus ada percepatan," katanya.

Untuk Satpol PP Sumsel, Mukti menyebutnya sebagai PNS plus, karena mempunyai kewenangan. Seperti kewenangan penyidikan untuk bakat-bakat tertentu, dengan pembekalan dasar yang didapatkan mereka ini diharapkan agar bisa lebih baik kemampuannya, dari secara
administrasi, dimulai dari penyidikan, pemeriksaan dan fisiknya harus dipersiapkan dengan bagus.

Dicontohkannya, bila menangani kasus pedagang liar, maka diusahakan dengan masyarakat atau siapapun untuk terlebih dahulu berdialog mencari pokok permasalahan, tidak boleh langsung mengambil tindakan seperti menghancurkan tempat-tempat tersebut.

"Karena menjaga ketenteraman atau keselamatan dari pedagang itu sendiri. Kalau kita ini ada aset-aset pemerintahan yang diduduki oleh masyarakat, bisa kita ngomong secara baik-baik," kata Mukti.

Sementara Kepala Bandiklat Sumsel, Musni Wijaya mengatakan akan banyak materi yang disampaikan di Diklat ini seperti mengenai peraturan perundang-undangan, masalah disiplin, serta negosiasi.

"Materi akan disampaikan dari Kepolisian Daerah (Polda), Komando Resor Militer (Korem), dan ada juga masalah tabungan asuransi pegawai negeri (Taspen)," kata Musni.

Kegiatan ini diikuti oleh Satpol PP Sumsel sebanyak 40 peserta serta dari Eselon III ada 35 peserta dengan batas pendidikan yakni, Satpol PP selama 17 hari serta Eselon III dilakukan selama 97 hari.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved