Harga yang Terlalu Tinggi Membuat Arema Nyaris Coret Giron

"Memang sempat terjadi kebuntuan dalam negoisasi, saya bahkan sudah sempat mengatur jadwal kepulangan Gustavo ke Pert Australia,

Harga yang Terlalu Tinggi Membuat Arema Nyaris Coret Giron

SRIPOKU.COM-Sebelum resmi dikontrak Arema (20/4), Gustavo Giron Marulanda nyaris saja memutuskan untuk kembali ke negaranya, Australia. Penyebabnya adalah negoisasi terkait harga dengan manajemen Arema yang berjalan alot.

Kualitasnya yang diklaim bagus, ditambah status top skor Australia Premier League 2015, membuat harga Gustavo melambung tinggi. Namun, demi sallary cap, manajemen Singo Edan meminta sang agen, Gabriel Budi Liminto untuk berkompromi menurunkan harga.

"Memang sempat terjadi kebuntuan dalam negoisasi, saya bahkan sudah sempat mengatur jadwal kepulangan Gustavo ke Pert Australia, Kamis (21/4) ini," ujar Budi, Agen Indobola Mandiri, seperti dilansir dari situs resmi Arema, Kamis (21/4/2016).

Namun akhirnya dicapai kesepakatan, yakni sang agen menurunkan harga, sementara manajemen Arema menaikkan harga tawarnya. Kesepakatan tersebut membuat Gustavo resmi mengenakan jersey Arema bernomor punggung 9 warisan Samsul Arif.

"Saya yakinkan kepada manajemen Arema, bahwa harga Gustavo memang pantas dengan kualitasnya, karena saya tahu sendiri setelah memantau dia selama dua-tiga musim di Australia, saat Arema butuh pemain asing Asia, maka saya prioritaskan Gustavo untuk bergabung dengan tim ini," pungkasnya.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help