Liga Inggris

Benarkah Leicester Tengah Dihabisi

Apalagi tim asuhan Pochettino dalam grafik meningkat di penghujung laga, semua pemain fit. Sementara Leicester mulai tersandung.

Benarkah Leicester Tengah Dihabisi
www.youtube.com
Jamie Vardy. 

SRIPOKU.COM-Menyisakan empat laga krusial, selisih lima poin dari tim peringkat kedua, memang tidak menguntungkan Leicester City yang tengah mengejar mimpi menjuara Liga Inggris. Apalagi, si Rubah julukan Leicester seperti hendak dihabisi.

Fans Liga Inggris dan penggila bola lebih suka Tottenham Hotspur juara. Apalagi tim asuhan Pochettino dalam grafik meningkat di
penghujung laga, semua pemain fit. Sementara Leicester mulai tersandung.

Hasil imbang lawan West Ham menandai kesialan si Rubah yang membutuhkan kemenangan. Ranieri harus puas melihat imnya meraih
hasil imbang. Sementara pemain andalannya Jamie Vardy diusir.

Melihat ini, Legendaris Manchester United Peter Schmeichel terbawa emosi. Ayah kiper Leicester, Kasper Schmeichel, itu
menyebut kepemimpinan wasit Jon Moss buruk. Leicester ditahan West Ham 2-2 (Primer Inggris) di King Power Stadium, Minggu (17/4). Gol Leicester dicetak Jamie Vardy menit ke-18 dan Leonardo Ulloa (90+5) dari titik penalti, sedangkan gol West Ham dicetak Andy Carroll (84pen) dan Aaron Cresswell (86).

Namun keputusan kontroversial Jon Moss saat mengusir Jamie Vardy di menit ke-56 yang menjadi sorotan. Vardy dituduh diving dan
mencari penalti saat berebut bola dengan pemain West Ham. Jon kemudian memberikan West Ham penalti dalam situasi yang bisa diperdebatkan. Wes Morgan dinilai menganggu Winston Ried di kotak penalti."Apakah wasit di bawah pengaruh narkoba," demikian Peter
Schmeichel berkicau di akun resmi Twitter miliknya (@Pschmeichel1), pada Minggu (17/4). Meski dia kemudian minta maaf. "Mohon maaf, tapi ini menjadi terburuk yang pernah ada."

Leicester masih memimpin. Namun Ketiadaan Vardy adalah kehilangan besar. Sukses The Foxes bertengger di puncak klasemen dan jadi
kandidat kuat juara tak dilepaskan dari Vardy sudah membuat 22 gol di Premier League. Angka itu setara dengan 40 persen gol yang dibuatnya. Apalagi Leicester dalam fase krusial. Dengan sisa empat pertandingan mereka harus menghindari kejaran Spurs, yang
saat ini cuma terpaut lima angka.

Apalagi sejak Vardy dibeli, persentase kemenangan Leicester di angka 55,2 persen. Sementara jika dia persentasenya menurun 45,5 persen. Mampukah Ranieri, inilah tantangan baginya di empat laga krusial.

Prediksi Leicester:
24/04/16 LIP Leicester City FC 22:15 Swansea City AFC:3
01/05/16 LIP Manchester United 20:05 Leicester City FC:0
07/05/16 LIP Leicester City FC 23:30 Everton FC:3
15/05/16 LIP Chelsea FC 21:00 Leicester City FC:0
Poin:6 + 73
Total Poin:79
- Jika kalah satu kali lawan Chelsea dan MU, Leicester masih
juara, jika menang lawan Swanse dan Everton
- Tetapi dengan catatan, Tottenham Hotspur juga kalah lawan
Chelsea
- Kemungkinan terburuk jika lawan Everton meraih hasil imbang,
maka Spurs akan juara mengingat selisih golnya lebih baik

Prediksi Spurs:
26/04/16 LIP Tottenham Hotspurs 02:00 West Bromwich:3
03/05/16 LIP Chelsea FC 02:00 Tottenham Hotspur:0
08/05/16 LIP Tottenham Hotspurs 19:30 Southampton FC:3
15/05/16 LIP Newcastle United 21:00 Tottenham Hotspurs:3
Poin:9 + 68
Total Poin:77
- Spurs memang menunggu Leicester terpeleset, sementara mereka
terus melaju
- Jika mereka terus meraih kemenangan, sementara Leicester kalah
dua kali lawan Chelsea dan MU, imbang lawan Everton, dengan poin
sama, Spurs akan juara
- Kemungkinan terburuk, Spurs kalah lawan Chelsea, sementara
Leicester terus meraih kemenangan, maka Leicester juara, meski
kalah dari MU dan Chelsea.

JADWAL LIGA EROPA
LIGA ITALIA
Jumat, 22/04/2016
01:45 WIB Milan VS Carpi
Minggu, 24/04/2016
01:45 WIB Internazionale VS Udinese
Minggu, 24/04/2016
17:30 WIB Frosinone VS Palermo
20:00 WIB Torino VS Sassuolo
20:00 WIB Sampdoria VS Lazio
20:00 WIB Bologna VS Genoa
20:00 WIB Atalanta VS Chievo
Senin, 25/04/2016
01:45 WIB Fiorentina VS Juventus
20:00 WIB Roma VS Napoli
22:00 WIB Hellas Verona VS Milan
Selasa, 26/04/2016
00:00 WIB Carpi VS Empoli

LIGA INGGRIS
Minggu, 13/03/2016
00:30 WIB Arsenal VS West Bromwich Albion
Sabtu, 23/04/2016
18:45 WIB Manchester City VS Stoke City
21:00 WIB Aston Villa VS Southampton
21:00 WIB Liverpool VS Newcastle United
21:00 WIB AFC Bournemouth VS Chelsea
Minggu, 24/04/2016
20:05 WIB Sunderland VS Arsenal
22:15 WIB Leicester City VS Swansea Cit
Selasa, 26/04/2016
02:00 WIB Tottenham Hotspur VS West Bromwich Albion
Sabtu, 30/04/2016
21:00 WIB Newcastle United VS Crystal Palace
21:00 WIB West Bromwich Albion VS West Ham United

LIGA SPANYOL
Jumat, 22/04/2016
01:30 WIB Real Sociedad VS Getafe
02:00 WIB Granada VS Levante
Sabtu, 23/04/2016
02:00 WIB Las Palmas VS Espanyol
21:00 WIB Rayo Vallecano VS Real Madrid
Sabtu, 23/04/2016
23:15 WIB Atl‚tico Madrid VS M laga
Minggu, 24/04/2016
01:30 WIB Barcelona VS Sporting Gij¢n
03:05 WIB Eibar VS Deportivo La Coru¤a
17:00 WIB Levante VS Athletic Club
21:00 WIB Sevilla VS Real Betis
23:15 WIB Getafe VS Valencia
Senin, 25/04/2016
01:30 WIB Villarreal VS Real Sociedad

LIGA JERMAN
Sabtu, 23/04/2016
01:30 WIB Hamburger SV VS Werder Bremen
20:30 WIB Ingolstadt VS Hannover 96
20:30 WIB Hertha BSC VS Bayern MĀnchen
20:30 WIB Wolfsburg VS Augsburg
20:30 WIB Stuttgart VS Borussia Dortmund
20:30 WIB K”ln VS Darmstadt 98
23:30 WIB Schalke 04 VS Bayer Leverkusen
Minggu, 24/04/2016
20:30 WIB Borussia M'gladbach VS Hoffenheim
22:30 WIB Eintracht Frankfurt VS Mainz 05
Sabtu, 30/04/2016
01:30 WIB Augsburg VS Koln

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help