Pilkada Muba

Timsel Calon Panwas Muba Janji Tangkal Titipan Sponsor

Kita tahu Muba barometer. Suhunya paling tinggi di Sumsel. Insya Allah kami bertiga akan tangkal titipan.

Timsel Calon Panwas Muba Janji Tangkal Titipan Sponsor
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Timsel Panwas Muba Prof DR Alfitri (tengah) didampingi anggotanya Mukhtarudin Muchsiri, Yusnaini, Ketua Bawaslu Sumsel Andika Pranatajaya Ssos, dan Pimpinan Bawaslu Bidang Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Kurniawan SPd memberikan keterangan, Rabu (13/4/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tim Seleksi Calon Panwas Pilkada Muba bertekad bakal menangkal titipan sponsor.

Pendaftaran Calon Panwas Muba ini 21-27 April 2016 di Sekretariat Tim Seleksi (Kantor Bawaslu Sumsel Jl Kapten A Rivai Palembang dan Kesbangpol Linmas Muba).

"Kami akan seleksi secara transparan hindari titipan dan tekanan-tekanan. Kita tahu Muba barometer. Suhunya paling tinggi di Sumsel. Insya Allah kami bertiga akan tangkal titipan. Sehingga bisa memutuskan dengan jernih," kata Ketua Timsel Panwaslu Muba, Prof DR Alfitri Msi di kantor Bawaslu Sumsel, Rabu (13/4/2016).

Alfitri menjelaskan proses demokrasi di Muba berlangsung selama 2 bulan.

Ia bertiga bersama anggotanya Mukhtarudin Muchsiri dan Yusnaini siap bekerja sesuai target.

"Kami sudah rapat untuk bisa mengikuti proses seleksi. Besok mengumumkan di media massa. Kemudian kami bersama Bawaslu mendaftarkan di Kesbanglinmas Muba untuk mempermudah masuknya calon. Lalu seleksi administrasi yang mengacu sesuai aturan. Setelah itu tes tertulis yang nantinya akan dilakukan langsung oleh Bawaslu RI. Timsel akan mendampingi," ujar Alfitri.

Persyaratan secara umum, maupun khusus. Dibuktikan KTP minimal 30 tahun karena ini menyangkut kepemimpinan, bebas dari parpol, pemerintah ataupun BUMN.

"Kita akan merekomendasikan 6 nama untuk diseleksi oleh Bawaslu Sumsel menjadi 3 nama untuk menjadi Panwas Muba," ungkapnya.

Mengenai syarat, lanjutnya, setiap peserta tidak boleh menjadi anggota parpol dalam 5 tahun terakhir dan minimal umur 30 tahun berijazah S1. Terpenting, harus beridentitas KTP dan KK Muba.

"Kami akan benar-benar meneliti berkas, termasuk KTP dan ijazah. Kami akan memastikan seleksi ini benar-benar menghasilkan penyelenggara yang berkualitas," jelasnya.

Sementara Ketua Bawaslu Sumsel, Andika Pranatajaya Ssos, didampingi Pimpinan Bawaslu Bidang Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Kurniawan SPd mengatakan nantinya hanya akan menerima 6 nama tim seleksi.

"Akan jujur, transparan terbuka seluas-luasnya. Target diserahkan di atas 19 Mei. Diseleksi administrasi, tertulis, wawancara dengan Timsel. Buata pemaparan. Hasilnya diserahkan 6 orang ke Bawaslu Provinsi. Akhir Mei 2016 Panwas Muba sudah terbentuk. Pemerintah sudah tetapkan 15 Februari 2017. Awal Juni sudah bisa bekerja Pilkada 2017. Semua proses seleksi silakkan menghubungi Timsel, kami hanya supervisi dan setelah ada 6 nama baru kami untuk diseleksi menjadi 3 nama," jelas Andika.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved