Karim Pasok Sabu ke Air Itam PALI

"Sukendi mengambil sabu kepada saya dan karena tidak memiliki uang, dia menggadaikan Senpiranya kepada saya," ungkapnya.

Karim Pasok Sabu ke Air Itam PALI
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel, AKBP Syahril Musa didampingi Kanit Tim Khusus, AKP Edy Rahmat Mulyana saat menunjukkan barang bukti milik tersangka.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Setelah sempat menjadi Target Operasi (TO) Tim Khusus Ditres Narkoba Polda Sumsel, Iskarim alias Karim (41), pengedar narkoba jenis sabu yang sering beraksi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), akhirnya berhasil diamankan.

Tersangka bapak empat orang anak tersebut, berhasil diamankan saat berada di rumah kosnya di kawasan Lubuk Kawah Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (3/4) sekitar pukul 15.30.

Dari penangkapan tersebut, berhasil diamankan barang bukti berupa sabu sebanyak lima paket kecil dan alat hisab sabu (Bong) serta uang tunai sebesar Rp 1,5 juta.

Selain itu, dari tangan tersangka, petugas juga mengamankan dua pucuk senjata api rakitan (Senpira) jenis revolver beserta lima butir amunisinya.

Menurut keterangan tersangka saat dihadirkan pada gelar tersangka dan barang bukti di Polda Sumsel, Senin (4/4), ia mengaku sudah semenjak satu bulan terakhir mengedarkan sabu di Kabupaten PALI.

"Biasanya yang paling sering saya edarkan di daerah Air Itam PALI," jelasnya.

Untuk barang haram tersebut, dikatakan tersangka, ia mendapatkannya dari bandar, Welli (DPO) yang merupakan warga Sukarami Palembang.

"Saya ambil dari Welli kemudian baru saya edarkan ke PALI sana. Dari hasil itu, biasanya saya bisa mendapatkan untung hingga Rp 5 juta," terangnya.

Saat disinggung mengenai barang bukti dua pucuk Senpira beserta lima amunisinya, tersangka mengatakan, satu pucuk Senpira tersebut bukan miliknya melainkan milik Sukendi.

"Sukendi mengambil sabu kepada saya dan karena tidak memiliki uang, dia menggadaikan Senpiranya kepada saya. Kalau satunya lagi memang milik saya," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help