Kepala Ditodong Pistol, Mahmud Pasrah Motornya Dirampas Bandit

Korban dirampok saat melintas dijalan antara Desa Pusar dan batu kuning sekitar pukul 19.15 WIB oleh empat orang yang belum diketahui identitasnya

Kepala Ditodong Pistol, Mahmud Pasrah Motornya Dirampas Bandit
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, BATURAJA – Mahmud (57) warga Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), harus merelakan sepeda motornya Honda Revo Fit BG 6721 FAD serta uangnya sebesar Rp Rp 200 ribu yang diduga dirampas oleh kawanan rampok yang berjumlah empat orang.

Korban dirampok saat melintas dijalan antara Desa Pusar dan batu kuning sekitar pukul 19.15 WIB oleh empat orang yang belum diketahui identitasnya.

Menurut keterangan korban di hadapan petugas yang memeriksanya, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (26/2/2016) lalu. Saat itu korban tengah memacu kendaraannya dari daerah Batu Kuning hendak menuju ke rumahnya tiba-tiba dicegat oleh dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna biru. Kemudian, lanjut korban, karena motor kedua pelaku melintang menghadang jalan korban, akhirnya korban memberhentikan sepeda motornya dengan berniat bertanya ada apa. Tapi belum sempat korban bertanya, muncul dua pelaku lagi dari arah belakang menggunakan sepeda motor Satria FU yang langsung mendorong korban hingga korban dan sepeda motornya terjatuh.

"Salah satu pelaku mengeluarkan senjata api jenis pistol dan menodongkan ke bagian kepala korban. Hal itu membuat korban tidak bisa berbuat apa-apa. Di bawah ancaman tersebut pelaku lainnya mengambil sepeda motor korban serta menggeledah saku celana korban dan mengambil uang Rp 200 ribu,” terang Kapolres OKU AKBP Dover Christian Sik MH melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisan Terpadu (KSPKT) Ipda Fausiah Tamal STK.

Ipda Fausiah menambahkan setelah keempat pelaku menguras harta benda milik korban, keempat pelaku meninggalkan korban lari kearah Kota Baturaja.

”Korban sudah diperiksa oleh petugas bagian Reskrim unit Pidana Umum (pidum) untuk kemudian diproses lebih lanjut,” katanya. (rws/TS)

Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved