Kacamata HoloLens Tak Butuh PC atau Ponsel

Kacamata augmented reality (AR) HoloLens buatan Microsoft bisa dipakai tanpa bantuan komputer atau ponsel. Pengguna cukup membeli dan langsung memakai

Kacamata HoloLens Tak Butuh PC atau Ponsel
www.taringa.net
Hololens holograms. 

SRIPOKU.COM - Kacamata augmented reality (AR) HoloLens buatan Microsoft bisa dipakai tanpa bantuan komputer atau ponsel. Pengguna cukup membeli dan langsung memakainya secara mendiri.

Berita Lainnya: Tak Lama Lagi Manusia Bisa Punya Mata Super seperti Robocop

Hal tersebut bisa terjadi karena Microsoft menyematkan sebuah perangkat bersistem operasi Windows 10 ke dalam HoloLens.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari The Verge, Selasa (1/3/2016), HoloLens memiliki sebuah Holographic Processing Unit (HLP) hasil kreasi Microsoft serta sebuah prosesor Intel 32-bit.

Selain itu raksasa software tersebut juga ikut menanamkan bermacam jenis sensor di dalam HoloLens, termasuk sensor pengukuran inersia, sensor cahaya, serta empat elemen yang bisa memahami kamera.

Kombinasi sensor HoloLens dengan kamera berkemampuan depth sensing membuatnya bisa dipakai untuk memetakan ruang. Disediakan pula kamera 2 megapiksel untuk merekam momen video dan foto.

Berbeda dari headset lain yang umumnya menampilkan virtual reality, HoloLens memang khusus dibuat untuk mewujudkan augmented reality yang memadukan alam nyata dengan alam virtual lewat teknologi hologram Microsoft.

Pengguna HoloLens nantinya akan bisa berinteraksi dengan aneka obyek virtual yang seolah benar-benar hadir di lingkungan sekitar, mulai dari jendela aplikasi Windows hingga tulang-tulang dinosaurus.

Di dalamnya, HoloLens turut diperkuat RAM 2GB, memori internal 64 GB, serta konektivitas Bluetooth serta WiFi. Fungsi Bluetooth di sini adalah untuk menghubungkan kacamata VR dengan "Clicker" atau remote control pasanganya.

Microsoft juga merilis foto terbaru berisi HoloLens yang dirancang untuk para pengembang aplikasi. HoloLens edisi tersebut rencananya akan mulai dikapalkan pada 30 Maret mendatang dan dibanderol dengan harga 3.000 dollar AS atau setara Rp 40 juta.

Sumber : The Verge

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help