Sekda Lahat: Mutasi Bukan Akhir Karier

Mutasi bukan berarti akhir dari karier pejabat bersangkutan namun harus dijadikan motivasi sehingga lebih baik lagi.

Sekda Lahat:  Mutasi Bukan Akhir Karier
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Ratusan pejabat eselon II,III dan IV dilingkungan Pemkab Lahat, saat dilantik di gedung pertemuan Pemkab Lahat. 

SRIPOKU.COM, LAHAT -- Setidaknya 105 pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, Selasa (16/2), dimutasi.

Perombakan 'kabinet' sendiri diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas dan efektifitas kinerja para pegawai sehingga visi dan misi yang dicanangkan bisa terwujud.

Hal tersebut seperti ditegaskan Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva'I, SE melalui Sekda Lahat, Nasrun Aswari SE MM, di gedung pertemuan Pemkab Lahat.

Menurut Nasrun, perputaran jabatan atau mutasi dilakukan dalam satu tahun anggaran merupakan evaluasi rutin dengan tujuan meningkatkan kualitas, efektifitas dan loyalitas pegawai.

Meski demikian dirinya menuturkan mutasi bukan berarti akhir dari karier pejabat bersangkutan namun harus dijadikan motivasi sehingga lebih baik lagi.

"Bagi yang terkena mutasi ini bukan akhir dari karier. Jadikan mutasi ini untuk meningkatkan kualitas diri dalam bekerja dan bekerjasama baik dengan pimpinan maupun antara unit kerja,"tegasnya dihadapan ratusan pejabat yang dilantik.

Disisi lain Nasrun menuturkan kalau mutasi kali ini merupakan mutasi masa peralihan dari sistem seleksi ke sistem kompetensi. Tentunya disistem kompetensi para pegawai harus membekali diri terhadap pengetahuan terutama tufoksi yang dijalankan.

"Jadi jangan kejar jabatan. Perispkan diri dengan kualitas kerja yang mumpuni jabatan akan datang dengan sendirinya,"ujarnya.

Sementra itu, beberapa nama yang dimutasi Kepala Dinas PU BM yang sbelumnya dijabat Ahmad Hartawan selaku Plt digantikan Herman Oemar.

Herri Al-kahfi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pasar bergeser menjadi kepla Dinas ketahanan Pangan yang sebelumnya dijabat Husnul Basri yang saat mutasi dilantik sebagai staf ahli.

"Ini hal biasa dan kita siap dimana saja ditempatkan sebagaimana janji kita sebelum menjadi PNS,"ungkap salah satu pejabat yang dimutasi namun enggan namanya disebut.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved