Habis Beli Sabu-sabu, Puji Terjaring Razia

"Sabu itu mau saya pakai sendiri di rumah. Tetapi saat hendak pulang, malah terjaring razia," jelasnya.

Habis Beli Sabu-sabu, Puji Terjaring Razia
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Puji tersangka pemilik sabu saat diamankan beserta barang bukti di Polda Sumsel, Minggu (17/1). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Maksud hati ingin mengelabuhi petugas dari Unit I Subdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel yang tengah melakukan razia dengan menyimpan sabu yang akan dikonsumsinya dengan cara disimpan di dalam kotak rokok, usaha Puji Aswanto (45) tetap sia-sia.

Berkat kesigapan petugas yang melakukan pemeriksasaan terhadap tersangka saat melakukan razia di Jalan Sukakarya Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Palembang, Sabtu (16/1) sekitar pukul 23.00 itu, akhirnya berhasil ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu kecil senilai Rp 1,1 juta.

Tak ayal, warga Jalan Sukakarya RT 40/9 Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Palembang itu langsung diamankan ke Polda Sumsel untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Menurut keterangan tersangka bapak tiga orang anak ini saat diamankan di Polda Sumsel, Minggu (17/1), sabu tersebut rencananya akan dipakai sendiri.

"Sabu itu mau saya pakai sendiri di rumah. Tetapi saat hendak pulang, malah terjaring razia," jelasnya.

Dikatakan tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu, ia memperoleh barang haram tersebut dari pengedar, Adi (DPO). Namun, saat memesan sabu tersebut, ia janjian bertemu dengan Adi di pinggir jalan yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Makai sabu ini baru satu bulan dan tiap memesan sabu dengan Adi. Saya tahu Adi menjual sabu dari teman juga, tetapi tidak tahu tempat tinggalnya di mana," terangnya.

Sementara itu, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel, AKBP Syahril Musa menjelaskan, sebelumnya anggota mendapat informasi dari warga setempat jika ada transaksi sabu. Mengetahui itu, petugas langsung mengecek.

"Saat ditangkap dan digeledah, ternyata tersangka menyimpan sabu paket kecil di dalam bungkus rokok. Akibat ulahnya, tersangka dijerat Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," jelasnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved