Pengedar Sabu Antar Daerah Tak Berkutik

"Hanya disuruh saja saya, sedangkan dengan Iskandar juga baru kenal karena minta cariin sabu," jelasnya.

Pengedar Sabu Antar Daerah Tak Berkutik
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Kedua tersangka saat diamankan beserta barang bukti di Polda Sumsel, Selasa (12/1). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Dua pengendar narkoba jenis sabu antar lintas daerah, Iskandar (36) dan Heriyanto (37) tak dapat berkutik saat ditangkap petugas.

Kedua warga Musi Banyuasin (Muba) itu berhasil ditangkap saat tengah melakukan transaksi dengan petugas dari Timsus Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumsel yang melakukan penyamaran.

Dari penangkapan yang dilakukan di halaman parkir RM Sederhana, Jalan Tanjung Api-api Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (11/1) sekitar pukul 13.00 itu, setidaknya petugas berhasil menyita barang bukti berupa dua paket sabu senilai Rp 135 juta dengan rincian satu paket seberat 101,4 gram seharga Rp 90 juta dan seberat 51,43 gram senilai Rp 45 juta.

Menurut pengakuan tersangka Iskandar, warga Dusun 1 Desa Rantau Panjang Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Muba, barang haram tersebut bukan miliknya melainkan dari tersangka Heri, warga Jalan Merdeka Lingkangan 3 Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba.

"Saya dijanjikan akan diupah Rp 2 juta, tetapi uangnya belum dikasih. Baru sekali inilah saya mengantar sabu dan saya juga tidak tahu jika yang membeli adalah polisi," jelas tersangka Iskandar yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek saat diamankan di Polda Sumsel, Selasa (12/1).

Sedangkan, pengakuan tersangka Heri, barang yang diberikan kepada Iskandar juga bukan miliknya melainkan milik bandar narkoba berinisial J. Namun, dirinya tak mengetahui keberadaan J di mana.

"Hanya disuruh saja saya, sedangkan dengan Iskandar juga baru kenal karena minta cariin sabu," jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel, AKBP Syahril Musa menjelaskan, kedua kurir narkoba ini memang merupakan Target Operasi (TO) Ditres Narkoba Polda Sumsel yang diketahui dari bandar berinisial J yang merupakan pemain antar lintas daerah.

"Jadi, mereka mengambil barang dari Palembang, kemudian diedarkan di daerahnya sana, Muba," jelasnya.

Untuk sang Bandar beriniasl J, dikatakan Syahril, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran.

"Akibat ulahnya, kedua tersangka akan dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," terangnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved