Alat Elektronik Banyak Rusak, Diduga Akibat Radiasi Tower Tersambar Petir

"Bahkan retribusi tower telekomunikasi ini over target. Dari Rp 600 juta target per tahun, terealisasi Rp 962 juta," katanya.

Alat Elektronik Banyak Rusak, Diduga Akibat Radiasi Tower Tersambar Petir
Ist
Ilustrasi tower seluler

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Pemkab Musirawas Ari Narsa JS mengungkapkan, pihaknya menerima pengaduan terkait gangguan tower telekomunikasi.

Sampai sejauh ini, sudah ada pengaduan terkait gangguan tujuh unit tower pemancar yang menimbulkan radiasi, dan mengakibatkan kerusakan peralatan elektronik milik masyarakat. Terutama saat tower tersebut tersambar petir.

"Ada pengaduan terkait gangguan radiasi tower telekomunikasi. Dari 109 unit tower pemancar yang dipasang tersebar di Kabupaten Musirawas, tujuh unit diantaranya dikeluhkan warga menimbulkan radiasi, yang mengakibatkan sejumlah peralatan elektronik rusak," katanya, Senin (11/1/2016).

Dikatakan, tujuh unit tower tersebut terpasang tersebar di beberapa kecamatan di Musirawas. Antara lain di Kecamatan Muarabeliti, Tuahnegeri, Purwodadi, Jayaloka, Tugumulyo dan Kecamatan Muarakelingi. Kemudian juga ada di Desa Petunang.

"Nanti akan dicek, apakah kerusakan alat elektronik itu karena tersambar petir, atau karena masalah kelistrikan. Jika disebabkan masalah petir karena ketidakmampuan alat penangkal petir (Arde) seperti yang terjadi di Desa Petunang. Maka pihak perusahaan harus memberikan uang kerohiman," katanya.

Dikatakan, pihaknya berkeyakinan bahwa seluruh pemilik tower telekomunikasi di Kabupaten Musirawas, bisa menjalin kerjasama yang baik dengan masyarakat sekitar. Pihak provider telekomunikasi juga telah memenuhi kewajibannya untuk membayar retribusi tower.

"Bahkan retribusi tower telekomunikasi ini over target. Dari Rp 600 juta target per tahun, terealisasi Rp 962 juta," katanya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved