Simpan 89 Butir Ekstasi Dullah Divonis 9 Tahun Penjara

Abdul Hadi tertunduk lesu ketika hakim memvonisnya dengan hukuman 9 tahun penjara atas aksinya menyimpan 98 butir ekstasi.

Simpan 89 Butir Ekstasi Dullah Divonis 9 Tahun Penjara
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Abdul Hadi alias Dullah (49), terdakwa kasus kepemilikan narkoba tertunduk lesu mendengarkan vonis majelis hakim pada sidang di PN Palembang, Selasa (29/12/2015) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Abdul Hadi alias Dullah (49), terdakwa kasus narkoba, hanya bisa tertunduk lesu dan pasrah saat mendengarkan putusan vonis majelis hakim pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Klas I Palembang, Selasa (29/12/2015).‬

‪Dalam putusan vonis majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Parlas Nababan SH, Dullah yang merupakan terdakwa kasus kepemilikan narkoba, divonis hukuman pidana sembilan tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar subsider empat bulan penjara.‬

‪Majelis hakim memutuskan perbuatan terdakwa Dullah yang memiliki dan menyimpan narkoba sebanya 98 butir pil ekstasi secara sah terbukti melanggar hukum.

"Menyatakan terdakwa secara sah terbukti bersalah menyimpan narkotika bukan tanaman dengan berat melebihi lima gram. Sebagaimana diatur dalam Pasal 112 ayat 2 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009," ujar Parlas Nababan SH dalam putusan vonisnya.‬

‪Mendengarkan putusan vonis, terdakwa Dullah yang kesehariannya tidak memiliki pekerjaan tetap ini tidak mampu berkata-kata dan hanya tertunduk lesu. Diwakili penasehat hukum Azriyanti SH dari Pos Bankum PN Palembang yang mendampingi, terdakwa Dullah menyatakan pikir-pikir atas putusan vonis majelis hakim.

Berdasarkan berkas tuntutan jaksa, terdakwa Dullah ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel di Jalan Sersan KKO Badarudin Lorong Tembusan Kelurahan Sei Buah Kecamatan IT II Palembang, Jumat 28 Agustus 2015.‬

‪Ketika penggeladahan petugas yang sudah menjadi TO (Target Operasi), didapatkan narkoba jenis ekstasi sebanyak 98 butir.

Selain itu juga petugas menemukan, satu paket kecil sabu-sabu berikut timbangan digital. Ketika itu terdakwa Dullah mengakui barang bukti yang didapat petugas merupakan titipan dari seseorang yang kini masih buron petugas.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help