Masuk Mahkamah Konstitusi, Penetapan Bupati OKU, Ogan Ilir, dan Mura

Permohonan pengajuan ke mahkamah konstitusi paling lambat dapat diajukan dalam tenggang waktu 3x24 jam sejak termohon

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tiga penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat KPU Kabupaten di Sumsel dipastikan masuk dalam sengketa perselisihan hasil pemilu di mahkamah konstitusi.

Tiga daerah yaitu Musirawas, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ulu tidak dapat menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih karena menunggu penetapan pasangan calon pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

Data yang dihimpun dari situs resmi mahkamah konstitusi, hingga hari Senin (21/12/2015), hanya tiga kabupaten di Sumsel yang dipastikan diajukan gugatannya ke Mahkamah Konstitusi.

Permohonan pengajuan ke mahkamah konstitusi paling lambat dapat diajukan dalam tenggang waktu 3x24 jam sejak termohon yaitu KPU Kabupaten mengumumkan penetapan perolehan suara hasil pemilihan.

Dari tujuh kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada di Sumsel hanya KPU Kabupaten Musirawas yang melaksanakan penetapan rekapitulasi perolehan suara hasil pemilihan pada tanggal 17 Desember 2015.

Sedangkan enam KPU kabupaten lainnya yaitu KPU OKU Timur, KPU OKU Selatan, KPU OKU, KPU Pali, KPU Muratara dan KPU OI melaksanakan penetapan pada tanggal 16 Desember 2015 sehingga telah melebihi waktu 3x24 jam bila permohonan tersebut masuk akan diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

Komisioner KPU Provinsi Sumatera Selatan divisi Hukum, Pengawasan, Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Ahmah Naafi SH MKn mengatakan dapat dipastikan tiga kabupaten yaitu Mura, OKU dan OI yang diajukan permohonanannya ke Mahkamah Konstitusi.

Mantan wartawan Sripo ini mengatakan, KPU RI telah menerima surat dari Mahkamah Konstitusi Nomor 119/PAN.MK/12/2015 dan Nomor 110/PAN.MK/12/2015tanggal 20 Desember 2015 tentang perkara perselisihan hasil pemilihan gubernur, Bupati dan Walikota.

“Memang diperoleh informasi tiga kabupaten sudah diajukan ke MK sehingga pleno untuk SK penetapan pasangan calon terpilih tiga kabupaten tersebut belum bisa dilaksanakan sembari menunggu putusan MK terhadap perkara yang diajukan,” katanya.

Untuk penetapan pasangan calon terpilih di kabupaten OKU Timur, OKU Selatan, Pali, Muratara, penetapan pasangan calon terpilih akan dilaksanakan Selasa (22/12/2015) oleh KPU setempat.

Sementara untuk sengketa perselisihan hasil pemilihan (PHP) ini akan didahului oleh pengajuan permohonan antara tanggal 18-21 Desember 2015, perbaikan permohonan 21-24 Desember 2015, verifikasi permohonan pemohon tanggal 24-27 Desember 2015 dan Penyelesaian sengketa dan Putusan tanggal 28 Desember 2015 -12 febrruari 2015.

”Permohonan yang diajukan dalam batas 3x24 jam ini tentu harus tepat sesuai dengan pengumuman yang dilakukan KPU Kabupaten mengingat pada tanggal, hari, Pukul berapa yang tercantum dalam S.K rekapitulasi hasil perhitungan suara KPU Kabupaten,” kata Naafi seraya mengatakan permohonan akan berakhir hari ini sesuai waktu dalam SK KPU Kabupaten dalam waktu 3x24 jam.

Mengenai kesiapan KPU dalam menghadapi permohonan pemohon di MK, ketua KPU Provinsi Sumsel H Aspahani CA Ak mengatakan KPU di tujuh Kabupaten sudah siap menghadapinya dan sudah disiapkan tim khusus baik di helpdesk KPU Provinsi Sumsel untuk mempersiapkan bukti-bukti maupun melalui rakor nasional Perselisihan Hasil Pemilihan yang disiapkan oleh KPU RI dan telah menunjuk kuasa hukum untuk mempersiapkan menghadapi gugatan permohonan PHP.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved