SriwijayaPost/

Penemuan Perhiasan Emas di OKI

Pemkab OKI Turun Tangan Amankan Temuan Benda-benda Kuno

Dinas Pariwisata sudah mencatat jenis-jenis benda, dan luas lahan dimana ditemukanya benda kuno tersebut.

Pemkab OKI Turun Tangan Amankan Temuan Benda-benda Kuno
ISTIMEWA
Beberapa barang bukti dugaan emas kuningan yang ditemukan warga petani saat hendak menabur padi sonor di atas lahan gambut OKI 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Bupati OKI H Iskandar SE melalui Kabag Humas dan Protokol Dedy Kurniawan SSTP MSi mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) sudah menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan emas, dan benda-benda kuno yang berumur ratusan tahun itu.

“Terkait penemuan benda-benda itu, pak bupati melalui sekda sudah menginstruksikan SKPD terkait untuk mengambil langkah-langkah untuk mengamankan aset bersejarah tersebut,” kata Dedy yang dihubungi Jumat (11/12/2015).

Menurut Dedy, Dinas Pariwisata sudah mencatat jenis-jenis benda, dan luas lahan dimana ditemukanya benda kuno tersebut.

“Ini sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menjaga aset peninggalan sejarah tersebut. Dalam waktu dekat Asisten I bersama dinas terkait, seperti dinas pariwisata, kehutanan dan lainya akan turun ke lokasi penemuan, untuk melihat langsung mengecek kebenaran informasi masyarakat tersebut,” tuturnya.

Lanjut Dedy, terkait banyaknya warga yang mulai bedatangan ke lokasi untuk mencari emas, Pemkab OKI sudah mengintruksikan camat, untuk berkoordinasi dengan polsek dan Koramil untuk mengamankan lokasi.

“Pengamanan lokasi sudah kita lakukan, Camat Cengal bersama kepolisian, TNI dan pemilik lahan sudah menutup atau memagar lokasi penemuan emas, benda antik dan benda-benda bersejarah itu,” terangnya.

Untuk membuktikan apakah itu memang benda peninggalan kerajaan Sriwijaya atau bagaimana, Pemkab OKI akan segera berkoordinasi dengan arkelogi untuk meneliti benda-benda yang ditemukan dilokasi.

“Nanti dari pihak arkeolog yang bisa memastikan benda-benda itu peninggalan zaman apa,” tandasnya.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help