Pangdam II Sriwijaya Keliling Pantau Pilkada di Sumsel

"Pangdam mengikuti gubernur sekarang. Beliau mobile," ungkap Kasdam II/Swj Brigjen TNI Komarudin Simanjuntak

Pangdam II Sriwijaya Keliling Pantau Pilkada di Sumsel
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Purwadi Mukson SIP

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson SIP turut memantau Pilkada serentak bersama Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH, 9 Desember 2015.

"Pangdam mengikuti gubernur sekarang. Beliau mobile," ungkap Kasdam II/Swj Brigjen TNI Komarudin Simanjuntak ketika bertindak sebagai Inspektur Upacara pemberangkatan Kontingen Yoong modo Kodam II /Swj dalam rangka Kejurnas YMD Piala Kasad di Lapangan Makodam II/Swj, Rabu (9/12/2015).

Pangdam mendampingi gubernur menumpang helikopter sejak pagi pukul 08.00 ke Kabupaten Ogan Ilir. Dilanjutkan ke Kabupaten OKU, PALI, Mura, dan Muratara. Dijadwalkan kembali ke Palembang pukul 17.00.

"Untuk Pilkada ini saya tidak melihat (indikasi ketidaknetralan). Saya menerima laporan dari pagi tadi dari para Dandim semua masih kondusif berjalan sesuai dengan mekanisme. Walaupun kemarin kita dengar misalnya kotak suara ada yang lebih, ada yang rusak. Tetapi mekanisme sudah ditempuh panitia Pilkada ini," kata Kasdam.

Pada Pemilukada serentak tanggal 9 Desember 2015, seluruh prajurit Kodam II/Swj diperintahkan untuk terus siap siaga dalam mengamankan proses Pemilukada dan tetap menjunjung tinggi sikap netralitas TNI dimanapun bertugas dan berada.

Terkait Pemilukada serentak ini, Kasdam juga menekankan kepada seluruh Komandan Satuan di jajaran Kodam II/Swj untuk menyiapkan pasukannya dalam rangka mengantisipasi Bangsit yang mungkin berkembang di wilayah Sumbagsel, terutama wilayah yang akan menggelar Pemilukada serentak.

Perlu diketahui bahwa dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pemilukada serentak di wilayah Kodam II/Swj (Sumbagsel), yang meliputi 34 Pemilukada, yakni 2 Pilgub, 3 Pilwakot dan 29 Pilbupati, Kodam II/Swj telah menyiapkan 1.694 personel. Setiap Kodim yang ada Polres di BKO-kan 1 Ton TNI (31 orang).

Sedangkan dalam pelibatannya, Kodam II/Swj mengacu pada MoU (Nota kesepahaman) antara Polri dengan TNI tentang Perbantuan TNI kepada Polri dalam rangka memelihara Kamtibmas.

Sementara kepada seluruh PNS di satuan jajaran Kodam II/Swj yang mempunyai hak pilih ditekankan untuk mempergunakan hak pilihnya di wilayah tempat tinggalnya sesuai hati nurani.

"Penekanannya pada anggota kami selalu on call pada suatu tempat kemudian memonitor Rengiat yang disampaikan kepolisian. Jadi standby sambil memonitor perkembangan masing-masing wilayah, saya suruh menonton di tempat cadangan itu," jelas mantan Waaster Kasad.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved