Masa Tenang Jangan Ada Intrik Kampanye, Termasuk Ingatkan Media Massa

"Hal-hal yang bersifat ajakan untuk memilih, dan kembali pada cita-cita pilkada membawa bangsa menuju demokrasi beradab dan bermartabat,"

Masa Tenang Jangan Ada Intrik Kampanye, Termasuk Ingatkan Media Massa
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
A Naafi SH MKn 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumsel mengingatkan agar memasuki masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye 6-8 Desember 2015 agar semua paslon untuk menghormati pelaksanaan masa tenang tersebut.

Komisioner KPU Sumsel, Ahmad Naafi SH MKn, Minggu (6/12/2015), menghimbau semua pihak untuk menghormati pelaksanaan masa tenang tersebut.

Penyelenggara dan aparat akan bertindak tegas siapa yang menganggu atau melanggar. Kepada paslon, tim kampanye, relawan, untuk meninggalkan praktek-praktek blackcampaign, kampanye terselubung.

"Hal-hal yang bersifat ajakan untuk memilih, dan kembali pada cita-cita pilkada membawa bangsa menuju demokrasi beradab dan bermartabat," ungkapnya.

Mengenai distribusi logistik yang sudah dimulai 5 Desember lalu, menurutnya sudah mencapai 90 persen untuk sampai di PPK dan diharapkan pada H-1sampai di PPS.

"Dan hari ini 6 hingga 8 Desember KPU dan jajarannya sudah mulai menyampaikan form c6 kepada pemilih untuk pemberitahuan agar datang ke TPS pada 9 Desember mendatang," terang Naafi.

Kepada media massa cetak dan elektronik diharapkan atau lembaga penyiaran pada masa tenang dilarang untuk menyiarkan iklan, rekam jejak paslon, atau bentuk lainnya yang mengarah kepada kampanye yang merugikan paslon lain sesuai PKPU 7/2015 pasal 67.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved